Details Foto


Kementerian Agama Gelar Lebaran Anak Yatim-Penyandang Disabilitas, Wadah Tebar Kebahagiaan Bulan Muharram

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-07-16 ]

Kementerian Agama Gelar Lebaran Anak Yatim-Penyandang Disabilitas, Wadah Tebar Kebahagiaan Bulan Muharram

Kota Pekalongan – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di bulan Muharram, berlangsung di kantor Kemenag Kota Pekalongan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini bertujuan menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag, Ita Risa Milina, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag dan Baznas, sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kebahagiaan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, sekaligus menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Kota. Alhamdulillah tahun ini kami dapat berkolaborasi dengan Baznas sehingga manfaat yang diberikan semakin luas," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 140 anak yatim dari lingkungan Kemenag, khususnya peserta didik Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), menerima santunan berupa uang tunai dan bingkisan. Selain itu, disalurkan pula empat unit kursi roda hasil dukungan Dinas Sosial P2KB Kota Pekalongan dan Baznas bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan.

Ita mengungkapkan bahwa program santunan bagi anak yatim sejatinya telah menjadi agenda rutin Kemenag setiap tahun. Namun, pelaksanaan tahun ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Baznas.

Tidak hanya penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan berbagai hiburan yang melibatkan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan sengaja dihadirkan agar para peserta dapat menikmati momen kebersamaan, terutama di bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.

Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif, tidak hanya dari sisi bantuan materi, tetapi juga dukungan psikologis bagi para peserta.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Melalui kebersamaan ini mereka tidak merasa sendiri, tidak merasa berbeda, dan mengetahui bahwa banyak teman-teman lain yang memiliki pengalaman serupa sehingga tumbuh rasa percaya diri dan semangat," tukasnya.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)