Details Foto


UMKM Dituntut Adaptif, AI Jadi Peluang Tingkatkan Nilai Jual Produk

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-06-15 ]

UMKM Dituntut Adaptif, AI Jadi Peluang Tingkatkan Nilai Jual Produk

Kota Pekalongan - Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas pemasaran dan daya saing produk di era digital.

Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya pada kegiatan Pelatihan Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Kompetensi Kreativitas Naik Kelas yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan berkolaborasi dengan Rumah BUMN, Kamis (11/6/2026), mengatakan bahwa digitalisasi kini telah menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM.

Ia mengungkapkan bahwa teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan foto dan materi promosi yang lebih menarik, cepat, serta efisien sehingga mendukung pemasaran produk di berbagai platform digital.

Khusus bagi UMKM batik, AI dinilai mampu membantu menampilkan keindahan motif dan kualitas produk secara lebih optimal. Selain memperkuat citra Pekalongan sebagai Kota Batik, visual produk yang menarik juga berpotensi meningkatkan daya saing dan penjualan melalui marketplace maupun media sosial.

"Jangan takut mencoba dan terus belajar. Tidak hanya produk yang harus mengikuti perkembangan selera konsumen, tetapi kemampuan digital juga harus terus berkembang agar tidak tertinggal," ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga dibekali teknik dasar fotografi produk oleh Andri Nur Cahyo, mulai dari pengaturan pencahayaan, komposisi gambar, hingga penyuntingan sederhana menggunakan smartphone. Materi disampaikan secara praktis agar mudah diterapkan oleh pelaku UMKM dalam mendukung pemasaran digital.

Sementara itu, Fasilitator Rumah BUMN BRI Pekalongan, Noviyanti, menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan bagi UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital. Menurutnya, kualitas produk perlu didukung penyajian visual yang menarik untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar.

"Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan keterampilan yang mudah diterapkan agar pelaku UMKM dapat menghasilkan foto produk yang lebih menarik dan profesional menggunakan smartphone. Dengan tampilan produk yang lebih baik, diharapkan kepercayaan konsumen meningkat dan peluang penjualan semakin besar," tutupnya.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea/saip)