[ 2026-06-08 ]
Ratusan Jemaah Haji Kota Pekalongan Bersiap Kembali ke Tanah Air
Kota Pekalongan – Ratusan jemaah haji asal Kota Pekalongan yang tergabung dalam Kloter 14 SOC dan Kloter 15 SOC dijadwalkan segera kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Pekalongan, Antono melalui Kasi Bina dan Pelayanan Haji dan Umroh, Mahmudah, menjelaskan bahwa bahwa jamaah asal Kota Pekalongan terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 14 SOC dan Kloter 15 SOC.
"Kloter 14 SOC akan mendarat di Bandara Adi Sumarmo tanggal 8 Juni 2026 pukul 21.10 WIB dengan filght penerbangan GIA 6414. Kemudian akan masuk ke Asrama Haji pada pukul 23.25 WIB. Adapun prosesi penyerahan pada pukul 23.55 WIB. Diperkirakan akan sampai di Kota Pekalongan pada hari Selasa, 9 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.” jelas Mahmudah saat dikonfirmasi, Jumat sore (5/6/2026).
Sementara untuk Kloter 15 SOC, akan mendarat di Bandara Adi Sumarmo tanggal 9 Juni 2026 pukul 03.10 WIB dengan filght penerbangan GIA 6415. Kemudian akan masuk ke Asrama Haji pada pukul 05.10 WIB. Adapun prosesi penyerahan pada pukul 05.40 WIB. Diperkirakan akan sampai di Kota Pekalongan pada hari Selasa, 9 Juni 2026 pukul 09.00 WIB” ujar Mahmudah
Setelah prosesi penerimaan jamaah di Gedung Muzdalifah selesai dilaksanakan, Jamaah Haji diberikan kesempatan selama 15 sampai 30 menit untuk mengambil atau membeli oleh-oleh pada Stand UMKM yang tersedia di lingkungan Asrama Haji Donohudan, dengan memperhatikan kondisi kesehatan jamaah dan jadwal kepulangan menuju daerah masing-masing.
Mahmudah menyampaikan, secara umum kondisi para jemaah haji asal Kota Pekalongan dalam keadaan sehat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, namun, terdapat satu jemaah atas nama Samijan (64), yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi karena mengalami gangguan denyut jantung sejak prosesi Tarwiyah.
"Berdasarkan laporan terbaru dari ketua dan dokter kloter, kondisi yang bersangkutan telah membaik dan direncanakan dapat kembali bersama rombongan," tuturnya.
Terkait proses penjemputan, pihaknya menghimbau keluarga jemaah untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Setiap penjemput wajib membawa kartu pendamping resmi yang telah dibagikan sebelumnya.
“Hanya penjemput yang membawa kartu pendamping yang diperbolehkan masuk ke area sterilisasi penjemputan di GOR Jetayu Pekalongan. Ketentuan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan selama proses penyambutan jemaah berlangsung,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)