Details Foto


Pembinaan Kreatif di Rutan Pekalongan, WBP Perempuan Asah Komunikasi Lewat Quiz Interaktif

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-04-28 ]

Pembinaan Kreatif di Rutan Pekalongan, WBP Perempuan Asah Komunikasi Lewat Quiz Interaktif


Kota Pekalongan — Suasana berbeda tampak di hunian blok perempuan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan pada Jumat pagi (24/4/2025). Delapan warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan tampak antusias mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian yang dikemas melalui quiz edukatif interaktif. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diselenggarakan oleh Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pekalongan bekerja sama dengan peserta magang Hub Divisi Sosiologi, dengan pendampingan langsung dari petugas blok wanita.

Program pembinaan tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas diri para WBP. Melalui metode quiz yang dikemas secara kelompok, peserta diajak untuk aktif berinteraksi, berdiskusi, serta bekerja sama dalam menjawab berbagai pertanyaan yang mencakup pengetahuan umum, keterampilan komunikasi, hingga kerja sama tim.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, M. Anang Saefulloh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi pembinaan yang terus dikembangkan agar lebih adaptif dan menarik.

Menurutnya, kolaborasi dengan peserta magang dari latar belakang ilmu sosiologi memberikan perspektif baru dalam pendekatan pembinaan di dalam rutan.

“Keterlibatan peserta magang Hub Divisi Sosiologi memberikan warna baru dalam pembinaan. Metode interaktif seperti ini mampu mendorong WBP menjadi lebih aktif, meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih kemampuan komunikasi mereka secara bertahap,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak hidup dan penuh semangat. Para peserta tidak hanya fokus menjawab pertanyaan, tetapi juga saling bertukar pendapat dan memberikan dukungan satu sama lain dalam kelompok.

"Pendekatan yang santai namun edukatif ini terbukti mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih positif dan partisipatif,"paparnya.

Melalui pembinaan kreatif semacam ini, pihaknya terus berupaya menghadirkan program yang humanis dan berorientasi pada pengembangan diri.

"Harapannya, para WBP perempuan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh bekal penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik, menjalin hubungan sosial yang sehat, serta berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti,"harapnya.

Salah satu WBP perempuan, inisial A mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang menyenangkan. Ia merasa lebih berani untuk berbicara dan menyampaikan pendapat di depan teman-temannya.

"Kegiatannya seru dan tidak membosankan. Saya jadi lebih percaya diri saat berdiskusi dan menyampaikan jawaban,” ujarnya.

Ia menilai, program yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat ini memberikan dampak positif, tidak hanya dalam menambah wawasan, tetapi juga dalam membentuk karakter dan kesiapan sosial para WBP.

"Dengan meningkatnya kemampuan komunikasi dan kerja sama, diharapkan para peserta dapat lebih mudah beradaptasi saat kembali ke masyarakat,"tutupnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)