[ 2026-04-27 ]
Sinergi Tim Gabungan dan Warga, Lansia Hilang di Kota Pekalongan Berhasil Ditemukan dan Dievakuasi
Kota Pekalongan – Sinergi yang solid antara aparat gabungan dan masyarakat kembali membuahkan hasil. Seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh jajaran kepolisian bersama tim gabungan di wilayah tambak udang Perumahan Slamaran, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Rabu (22/4/2026) malam.
Korban berinisial S (87), seorang laki-laki, sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Senin (20/4/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat melalui pesan singkat WhatsApp terkait adanya penemuan jasad di area tambak.
Dipimpin langsung Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Miyardi, S.H., personel gabungan dari Polres Pekalongan Kota bersama Unit Inafis, Satpolairud, serta dukungan dari Kodim, BPBD, dan PMI Kota Pekalongan segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan di lapangan.
Proses pencarian tidak berjalan mudah. Medan tambak yang berlumpur, tergenang air, serta minim penerangan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Dengan penuh kehati-hatian, tim gabungan menyisir setiap sudut tambak menggunakan peralatan yang tersedia serta bantuan pencahayaan tambahan.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup di perairan tambak. Tanpa menunda waktu, petugas segera melakukan evakuasi jenazah dari lokasi menuju daratan dengan tetap mengedepankan prosedur keselamatan.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah.
Usai pemeriksaan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Ps. Kasi Humas, Iptu Purno Utomo, S.H. menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam membantu proses pencarian.
“Alhamdulillah, berkat informasi dari masyarakat, korban dapat segera ditemukan setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak hari Senin. Evakuasi berjalan lancar berkat kesigapan dan kerja sama tim gabungan dari Polres Pekalongan Kota, Kodim, BPBD, dan PMI Kota Pekalongan,” ujarnya.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat memiliki peran penting dalam penanganan situasi darurat. Kepedulian warga dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat turut mempercepat proses pencarian, sehingga penanganan dapat dilakukan secara maksimal.
Pihaknya juga terus mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap anggota keluarga lanjut usia, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi situasi darurat.
"Dengan sinergi yang kuat, diharapkan keamanan dan keselamatan masyarakat Kota Pekalongan dapat terus terjaga dengan baik," tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)