Details Foto


Tembok Rutan Tak Halangi Kebersamaan, Warga Binaan Nikmati Buka Bersama Keluarga

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-04-13 ]

Tembok Rutan Tak Halangi Kebersamaan, Warga Binaan Nikmati Buka Bersama Keluarga


Kota Pekalongan – Suasana layanan kunjungan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan tampak berbeda pada momen Ramadan tahun ini. Jika biasanya kunjungan dilaksanakan pada pagi hari, kali ini pihak rutan mengalihkan layanan kunjungan ke sore hari agar warga binaan dapat menikmati momen berbuka puasa bersama keluarga tercinta.

Kebijakan tersebut menghadirkan suasana hangat yang penuh haru di dalam lingkungan rutan. Para keluarga yang datang memanfaatkan kesempatan itu untuk berbuka puasa bersama dengan anggota keluarga yang tengah menjalani masa pembinaan. Momen ini menjadi pengobat rindu sekaligus penguat hubungan emosional di tengah keterbatasan yang ada.

Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan selama dua hari. Pada Rabu petang (11/3/2026), kegiatan diperuntukkan bagi keluarga tahanan yang diikuti oleh 60 orang pengunjung atau keluarga dengan 30 orang tahanan. Sementara itu pada hari kedua, Kamis petang (12/3/2026), kegiatan dilanjutkan bagi narapidana yang diikuti oleh 97 orang pengunjung atau keluarga dengan 40 orang narapidana.

Bertempat di lapangan dalam rutan, suasana kunjungan tampak ramai namun tetap tertib. Para keluarga datang membawa berbagai hidangan dari rumah untuk disantap bersama saat waktu berbuka tiba. Aroma masakan rumahan pun memenuhi area lapangan rutan, menghadirkan nuansa kekeluargaan yang jarang dirasakan oleh warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Tembok rutan yang tinggi seolah tak mampu membatasi kehangatan hubungan keluarga. Dengan penuh kebahagiaan, warga binaan menikmati hidangan berbuka bersama orang-orang tercinta. Tak jarang terlihat keluarga yang saling menyuapi makanan, berbagi cerita, hingga melepas rindu setelah sekian lama tidak berkumpul dalam suasana Ramadan.

Anak-anak yang ikut hadir pun tampak ceria saat bertemu kembali dengan orang tua mereka. Beberapa di antaranya terlihat duduk bersama sambil bercengkerama dan menikmati hidangan berbuka, menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

“Ini masakan yang saya rindukan,” ungkap salah satu warga binaan berinisial DK dengan suara bergetar menahan haru saat mencicipi hidangan yang dibawa keluarganya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan buka puasa bersama tersebut. Menurutnya, kesempatan itu menjadi momen yang sangat berarti karena dapat bertemu dan berbuka bersama keluarga di bulan suci Ramadan.

“Saya sangat bersyukur bisa merasakan kebersamaan ini. Walaupun kami berada di dalam rutan, setidaknya hari ini bisa berkumpul dengan keluarga dan berbuka bersama. Ini menjadi semangat bagi saya untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik,” ujar DK.

Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyampaikan bahwa, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kepedulian pihak rutan agar warga binaan tetap dapat merasakan kehangatan keluarga, khususnya pada bulan Ramadan yang identik dengan kebersamaan.

Menurutnya, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan bagi warga binaan selama menjalani masa hukuman.

“Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan. Melalui kegiatan ini kami berharap hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga tetap terjaga sehingga dapat menjadi penguat bagi mereka untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” jelas Karutan Nanang.

Ia menambahkan bahwa, kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada warga binaan agar lebih semangat dalam menjalani program pembinaan yang ada di dalam rutan.

Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, pihaknya berharap nilai kebersamaan, kasih sayang, serta dukungan keluarga dapat terus menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

" Dengan dukungan tersebut, diharapkan para warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik pula," harapnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini pun mendapat respons positif dari para pengunjung. Salah seorang keluarga warga binaan yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Rutan Pekalongan yang telah memberikan kesempatan bagi keluarga untuk berbuka bersama.

“Saya merasa senang bisa kembali berkumpul bersama keluarga dalam suasana Ramadan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena sangat berarti bagi kami,” tutupnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)