[ 2026-04-13 ]
Lonjakan Produksi Ikan Awal Tahun Dorong Aktivitas Ekonomi TPI
Kota Pekalongan - Aktivitas pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menunjukkan peningkatan pada awal tahun 2026. Lonjakan produksi yang terjadi pada Januari hingga Februari turut mendorong pergerakan ekonomi di kawasan pelelangan ikan.
Kepala TPI Kota Pekalongan, Imam Sulaeni saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026) menyampaikan, produksi ikan yang masuk ke pelelangan pada Januari tercatat sekitar 90 ribu ton, kemudian meningkat cukup signifikan pada Februari menjadi sekitar 170 ribu ton.
“Memang ada kenaikan produksi pada Januari dan Februari. Dampaknya aktivitas ekonomi di TPI berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan produksi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh banyaknya kapal-kapal besar yang kembali ke Pekalongan untuk mengurus perpanjangan SIUP atau surat izin berlayar. Saat kembali ke pelabuhan, kapal-kapal tersebut membawa hasil tangkapan yang kemudian dilelang di TPI.
Ia menjelaskan, kapal-kapal besar tersebut umumnya akan kembali melaut setelah momentum Lebaran.
Selain kapal besar, aktivitas nelayan kecil juga diperkirakan akan kembali meningkat setelah libur Lebaran. Kapal kecil yang didominasi kapal arek biasanya kembali ke daerah asal seperti Rembang dan akan melaut kembali sekitar H+3 hingga H+5 setelah Lebaran.
“Biasanya mereka akan kembali melaut beberapa hari setelah Lebaran dan aktivitas lelang kembali ramai setelah Syawalan,” jelasnya.
Meski memasuki masa libur Lebaran, pihak TPI memastikan tetap siap melayani kegiatan pelelangan apabila ada kapal yang ingin melakukan lelang hasil tangkapan.
“Kalau ada kapal yang ingin melelangkan ikan pada saat Lebaran sampai Syawal, TPI tetap siap melayani,” tambahnya.
Adapun jenis ikan yang saat ini paling banyak dilelang di TPI antara lain tongkol, lemuru, layang, banyar, dan cumi. Dari beberapa jenis tersebut, ikan layang dan tongkol menjadi yang paling diminati oleh para pembeli.
Ia menambahkan, tingginya permintaan ikan di pasar membuat hasil tangkapan yang masuk ke pelelangan hampir selalu habis terjual.
“Permintaan ikan sebenarnya sangat tinggi. Berapapun ikan yang dilelang hampir pasti habis,” tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)