[ 2026-02-26 ]
SERAMBI 2026 Diluncurkan, BI Tegal Permudah Tukar Uang Baru Secara Online
Kota Pekalongan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru mengalami peningkatan signifikan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal resmi meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Peluncuran SERAMBI 2026 ini menjadi langkah strategis Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE) sekaligus menghadirkan layanan penukaran uang yang lebih tertib, efisien, dan modern.
Tahun ini, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan penukaran uang secara online melalui aplikasi berbasis web PINTAR yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id sebelum datang ke lokasi layanan penukaran.
Kepala KPw BI Tegal, Bimala, menjelaskan bahwa, transformasi digital melalui platform PINTAR bertujuan untuk mengurangi antrean panjang serta memastikan distribusi uang pecahan baru lebih merata di seluruh wilayah kerja BI Tegal, yang meliputi Eks Karesidenan Pekalongan mulai dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan hingga Kabupaten Batang.
“Dengan sistem pemesanan online ini, masyarakat tidak perlu lagi datang lebih awal untuk mengantre. Semua sudah terjadwal, sehingga pelayanan menjadi lebih pasti, tertib, dan nyaman,” ungkap Bimala disela-sela kegiatan buka bersama media di Arto Cafe & Gelato Kota Pekalongan, Selasa (24/2/2026) petang.
Ia menambahkan, tradisi membagikan uang baru kepada anak-anak, keponakan, maupun sanak saudara saat Lebaran merupakan budaya yang sudah mengakar di tengah masyarakat Indonesia. Momentum tersebut tidak hanya sekadar berbagi rezeki, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga.
“Kami memahami bahwa berbagi uang pecahan baru saat Idulfitri sudah menjadi tradisi yang dinantikan, khususnya oleh anak-anak. Oleh karena itu, Bank Indonesia hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh uang layak edar dengan mudah, aman, dan resmi,” jelasnya.
Menurutnya, penggunaan sistem digital juga membantu BI dalam mengatur kuota penukaran di setiap titik layanan sehingga tidak terjadi penumpukan masyarakat di satu lokasi tertentu. Selain itu, langkah ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam mendorong digitalisasi layanan publik yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal selama periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini, BI Tegal menyiapkan uang sebesar Rp5,3 Triliun. Jumlah tersebut meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan proyeksi meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai menjelang Lebaran.
“Peningkatan alokasi uang kartal ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan ketersediaan uang layak edar dalam jumlah yang cukup dan kualitas yang baik,” terangnya.
Lanjut Bimala menambahkan, dalam pelaksanaan SERAMBI 2026, BI Tegal bekerja sama dengan perbankan dan mitra strategis untuk membuka layanan penukaran di 61 titik yang tersebar di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan. Layanan ini berlangsung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026.
Selain layanan di kantor perbankan dan titik-titik penukaran tetap, BI Tegal juga mengoperasikan mobil kas keliling guna menjangkau masyarakat di berbagai lokasi. Informasi mengenai jadwal dan lokasi mobil kas keliling dapat dipantau melalui akun media sosial resmi BI Tegal, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan waktu dan tempat penukaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Bimala juga mengimbau masyarakat untuk selalu menukar uang di tempat resmi guna menghindari risiko peredaran uang palsu maupun praktik percaloan. Dengan sistem pemesanan melalui PINTAR, proses penukaran dipastikan aman karena terintegrasi langsung dengan sistem Bank Indonesia.
"Program SERAMBI sendiri merupakan agenda rutin tahunan Bank Indonesia yang tidak hanya berfokus pada layanan penukaran uang, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga dan merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara,"bebernya.
Melalui peluncuran SERAMBI 2026 dan penerapan sistem pemesanan digital, pihaknya berharap proses penukaran uang menjelang Lebaran di wilayah Pekalongan dan sekitarnya dapat berlangsung lebih tertib, dan aman.
"Selain itu, hal ini sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan tradisi berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idulfitri,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)