Details Foto


Al-Irsyad Al-Islamiyah Pekalongan Deklarasikan Sekolah Ramah Anak, Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas Berakhlak Karimah

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-02-26 ]

Al-Irsyad Al-Islamiyah Pekalongan Deklarasikan Sekolah Ramah Anak, Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas Berakhlak Karimah

Kota Pekalongan – Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyah Pekalongan secara resmi mendeklarasikan sebagai Sekolah Ramah Anak dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat dan penuh semangat komitmen bersama, Kamis (12/2/2026). Deklarasi ini menjadi penegasan atas upaya lembaga dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang inklusif, aman, dan berorientasi pada tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.

Direktur Pendidikan Al-Irsyad Al-Islamiyah, Royyan Shamlan mengungkapkan bahwa komitmen terhadap pendidikan ramah anak sudah menjadi bagian integral dari sistem pendidikan yang dijalankan selama ini. Ia mengatakan bahwa implementasi Sekolah Ramah Anak sudah dilaksanakan setiap harinya di seluruh jenjang Pendidikan Al-Irsyad Al-Islamiyah mulai dari KB/TK, SD, SMP dan SMA. 

“Kami mendukung penuh terwujudnya pendidikan yang berkualitas dengan menciptakan lingkungan yang ramah anak dan inklusif. Pendidikan di Al-Irsyad tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga menyeimbangkan pendidikan agama dan pendidikan umum agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang utuh,” ungkapnya.

Menurutnya, keseimbangan antara pendidikan agama dan akademik merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter serta kompetensi siswa. Lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan menjadi prasyarat utama agar anak dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi intelektual, emosional, maupun spiritual.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Mualim memberikan apresiasi atas konsistensi Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyah dalam menerapkan prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

“Deklarasi ini secara seremonial saja. Kami mengetahui secara langsung bagaimana Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyah Pekalongan melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kurikulum dan sistem pembelajarannya telah mengacu pada orientasi Sekolah Ramah Anak. Jadi hari ini lebih kepada memformalkan dan meresmikan komitmen yang selama ini sudah dijalankan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa langkah ini diharapkan semakin memperkuat implementasi kebijakan dan budaya sekolah yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Dengan demikian, seluruh unsur sekolah mulai dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua memiliki kesamaan visi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)