[ 2026-02-26 ]
Gandeng Kemitraan, Pemkot Restorasi Kawasan Mangrove Park Pekalongan
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan terus berkomitmen menjaga keberlangsungan objek wisata pesisir di tengah tantangan cuaca ekstrem dan ancaman banjir rob. Salah satu upaya strategis yang dilakukan yakni memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kemitraan, dalam program reboisasi atau restorasi kawasan Mangrove Park di wilayah Pekalongan Utara.
Kepala Bidang Pariwisata Dinparbudpora Kota Pekalongan, Retno Purnomo yang akrab disapa Ipung, menjelaskan bahwa kegiatan restorasi mangrove ini merupakan kelanjutan dari pembangunan breakwater atau pemecah gelombang yang sebelumnya telah dilaksanakan.
Pembangunan tersebut menurutnya memberikan dampak positif, terutama dengan terbentuknya timbunan tanah di sisi barat kawasan Mangrove Park yang kini berpotensi untuk ditanami kembali vegetasi mangrove. “Restorasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir sekaligus menjaga fungsi ekologis Mangrove Park sebagai destinasi wisata alam,” katanya.
Selain fokus pada pemulihan lingkungan, pihaknya juga bergerak cepat menangani kerusakan fisik fasilitas wisata akibat cuaca ekstrem. Beberapa kerusakan yang terjadi di antaranya ambruknya pintu masuk Pantai Slamaran serta kerusakan atap lapak pedagang di Zona 9 Pantai Pasir Kencana akibat terjangan angin kencang beberapa waktu lalu.
Dirinya menambahkan, pembangunan tanggul penahan banjir yang saat ini dilakukan oleh pemerintah terbukti cukup efektif dalam menjaga aksesibilitas menuju destinasi wisata pesisir. Hal ini menjadi faktor penting agar aktivitas pariwisata tetap berjalan meskipun cuaca kurang bersahabat. “Kami menyadari bahwa kunjungan wisatawan sedikit terkendala akibat hujan. Namun demikian, seluruh objek wisata tetap kami operasikan secara maksimal,” sambungnya.
Menjelang musim libur Lebaran, Dinparbudpora memastikan pemanfaatan anggaran pemeliharaan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Langkah ini diambil untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata pesisir di Kota Pekalongan.
Dengan sinergi lintas sektor dan penanganan yang responsif, ia berharap kawasan wisata pesisir, termasuk Mangrove Park Pekalongan, dapat terus berkembang serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)