[ 2026-02-26 ]
Revitalisasi TK Kemala Bhayangkari 19, Dorong Kenyamanan Semangat Belajar Anak Usia Dini
Kota Pekalongan – Sebagai upaya memberikan pelayanan pendidikan yang layak bagi anak usia dini, Pemerintah Kota Pekalongan meresmikan Gedung baru TK Kemala Bhayangkari 19 setelah melalui proses revitalisasi, Senin (9/2/2026). Perbaikan ini dilakukan menyusul kondisi bangunan sebelumnya yang memprihatinkan, termasuk beberapa sudut ruang kelas yang berpotensi membahayakan anak-anak karena atap yang roboh dan kebocoran.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengungkapkan rasa syukur atas selesainya revitalisasi tersebut.
Menurutnya, hal ini dilakukan karena beberapa titik di ruang sekolah tersebut terdapat kerusakan yang bisa membahayakan peserta didik saat proses belajar mengajar, sehingga perlu dilakukan revitalisasi.
“Alhamdulillah, revitalisasi gedung TK Kemala Bhayangkari 19 sudah selesai. Mudah-mudahan tempat ini bisa lebih bermanfaat dan menambah semangat anak-anak dalam belajar serta guru pendidiknya. Dengan gedung yang baru, kami berharap keceriaan anak-anak semakin bertambah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ny. Annisha Riki, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pekalongan Kota, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota.
"Terima kasih atas support dari Pemerintah Kota Pekalongan yang telah memberikan bantuannya kepada TK Kemala Bhayangkari 19. Bantuan ini sangat berguna dan bermanfaat," ujarnya.
Ia berharap, ke depan pihaknya dapat mencetak generasi penerus bangsa yang lebih bersemangat, cerdas, ceria dan berguna bagi Kota Pekalongan di masa mendatang.
Menurutnya, kehadiran Bunda PAUD Kota Pekalongan hari ini juga menjadi penyemangat untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih baik lagi.
Sementara itu,Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah menyebutkan bahwa rehabilitasi gedung dan pembangunan fasilitas baru telah dilakukan pada 12 gedung PAUD, baik yang dibiayai melalui APBD maupun APBN, termasuk TK Kemala Bhayangkari 19 dan 21.
"Harapannya dengan bantuan ini, anak-anak lebih semangat dalam belajar. Baik rehabilitasi maupun pembangunan sudah diverifikasi agar memenuhi kebutuhan PAUD, termasuk sarana kamar mandi, WC, dan fasilitas lain yang lebih ramah anak,” jelasnya.
Dengan fasilitas yang lebih aman dan nyaman, diharapkan anak-anak dapat belajar dengan lebih ceria, kreatif, dan penuh semangat, sementara para guru dapat memberikan layanan pendidikan yang optimal.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea/Arfian)