[ 2026-02-25 ]
Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Satlantas Pekalongan Kota Tempel Stiker Lulus Uji pada Armada Bus
Kota Pekalongan – Dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Pekalongan Kota melalui Satgas Kamseltibcarlantas dan Subsatgas Dokkes Ops Operasi Keselamatan Candi 2026 kembali menggelar inspeksi keselamatan kendaraan angkutan umum (ramp check) dan pemeriksaan kesehatan di Terminal Tipe A Kota Pekalongan, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, AKP Andi Susanto, S.H., M.H., didampingi Kepala Terminal Sunarno, KBO Lantas Iptu Satya Ismaja, S.H., Kanit Kamsel Aiptu Agus Priyanto, S.H., serta melibatkan personel Jasa Raharja, petugas terminal dari Kementerian Perhubungan, Sidokkes Polres, dan anggota Satlantas.
Kasat Lantas AKP Andi Susanto menyebutkan, sebanyak 17 unit bus menjalani pemeriksaan secara menyeluruh. Tim melakukan pengecekan dari aspek administrasi hingga teknis kendaraan. Kelengkapan surat-surat seperti SIM pengemudi, STNK, serta buku uji kendaraan yang masih berlaku menjadi perhatian utama guna memastikan legalitas operasional armada.
"Selain itu, pemeriksaan teknis juga dilakukan secara detail, meliputi fungsi rem tangan, alat pengukur kecepatan (speedometer), sabuk keselamatan pengemudi, kondisi kaca depan, serta ketebalan dan kondisi ban. Unsur penunjang keselamatan lainnya seperti lampu dekat dan jauh, lampu rem, lampu sein, kaca spion, klakson, penghapus kaca (wiper), ketersediaan kotak P3K, hingga palu pemecah kaca darurat tak luput dari pengecekan,"terangnya.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh armada dinyatakan memenuhi standar kelayakan jalan. Sebagai bentuk penanda, setiap bus yang lolos uji ditempeli stiker tanda kelayakan pada kaca bagian kiri bawah dengan masa berlaku selama tujuh hari. Pemberian stiker ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat pengguna jasa angkutan umum.
"Tidak hanya fokus pada kendaraan, Subsatgas Dokkes Ops Keselamatan Candi 2026 juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi dan penumpang. Petugas melakukan pengecekan kondisi kesehatan seperti tekanan darah dan keluhan umum lainnya, serta memberikan obat dan vitamin guna memastikan awak angkutan dalam kondisi prima saat bertugas di jalan raya,"bebernya.
AKP Andi menegaskan bahwa, kegiatan ramp check ini merupakan bentuk komitmen Polres Pekalongan Kota dalam meningkatkan keselamatan transportasi umum di wilayah hukumnya.
“Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan kendaraan dan pengemudi benar-benar memenuhi standar keselamatan. Harapannya, potensi kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat menggunakan angkutan umum,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara kepolisian, pengelola terminal, dan instansi terkait dalam pelaksanaan ramp check tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kota Pekalongan benar-benar laik jalan dan memenuhi aspek keselamatan.
“Kami dari Dishub Kota Pekalongan sangat mendukung pelaksanaan ramp check ini. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Dengan adanya pemeriksaan rutin seperti ini, kami berharap para pengusaha dan pengemudi angkutan umum semakin disiplin dalam menjaga kondisi kendaraan serta kelengkapan administrasinya,” tutur Restu.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polres Pekalongan Kota dan pengelola Terminal Tipe A untuk melakukan pengawasan berkala, terutama menjelang periode-periode peningkatan mobilitas masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi sebelumnya yang telah dilaksanakan Satgas Kamseltibcarlantas di Terminal Tipe A Kota Pekalongan pada 4 Februari lalu. Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri akan terus diintensifkan melalui langkah preventif dan edukatif guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Pekalongan.
"Dengan sinergi lintas instansi dan partisipasi aktif para pelaku transportasi, diharapkan budaya tertib berlalu lintas semakin menguat serta angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)