Details Foto


Buka Khairfest 2026, Wali Kota Aaf : Wadah Edukasi dan Aksi Sosial Anak Muda

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-02-02 ]

Buka Khairfest 2026, Wali Kota Aaf : Wadah Edukasi dan Aksi Sosial Anak Muda

Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf, secara resmi membuka perhelatan Khairfest 2026 di Gedung Amanjiba, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, pada Jumat (30/1/2026). Event yang menggabungkan konsep kajian dakwah dengan expo UMKM ini menjadi ajang strategis bagi generasi muda untuk belajar sekaligus berkontribusi dalam aksi sosial.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Moeslem Youth Pekalongan ini berlangsung selama dua hari, yakni 30–31 Januari 2026. Dengan menghadirkan 40 stan, terdiri dari 17 stan pendidikan, UMKM, dan komunitas, Khairfest sukses menarik perhatian warga Pekalongan sejak hari pertama.

Wali Kota Aaf memberikan apresiasi tinggi terhadap tata kelola acara yang dinilai profesional dan memiliki landasan sosial yang kuat. Menurutnya, seluruh keuntungan dan penggalangan dana dari kegiatan ini murni diperuntukkan bagi kemaslahatan umat.

"Ini Khairfest yang konsepnya sangat luar biasa. Betul-betul murni sosial dan hasilnya akan disumbangkan ke sekolah tahfidz. Saya yakin jika cuaca mendukung, kegiatan ini akan berjalan maksimal dan ramai pengunjung," ujar Aaf saat memberikan sambutan.

Ia juga menekankan bahwa inisiatif anak muda seperti ini sangat krusial dalam mendukung program pemerintah mencetak generasi berkarakter.

Anak-anak muda dengan penguatan pendidikan agama akan melahirkan generasi yang positif. Ini selaras dengan program pemerintah dalam menyiapkan Generasi Emas 2045," tambahnya.

Khairfest 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga pusat kegiatan edukatif dan sosial, di antaranya Kelas Literasi yakni Kelas marketing dan sharing kesehatan bersama praktisi medis, Kompetisi Lomba mewarnai (Jumat) dan lomba Tahfidz (Sabtu), dan Aksi Kemanusiaan berupa Donor darah bekerja sama dengan PMI serta penggalangan dana melalui Batik Qonita dan Senopati.

“Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada Markaz Tahfidzil Quran Zaid bin Tsabit di Klego, sebuah pondok pesantren putra yang memberikan pendidikan tahfidz secara gratis sejak tahun 2015,”terangnya.

Ketua Markaz Tahfidzil Quran Zaid bin Tsabit, Dr. Kholid Hasan, turut mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menilai Khairfest sebagai jembatan yang mempertemukan dakwah, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi pemuda dalam satu wadah yang harmonis.

“Melalui suksesnya pembukaan Khairfest 2026, diharapkan muncul sinergi berkelanjutan antara komunitas pemuda dan pemerintah untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pekalongan di masa depan,” tukas Dr. Kholid.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)