Details Foto


Senam Diabetes, Upaya Rutan Pekalongan Jaga Kesehatan WBP

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-01-30 ]

Senam Diabetes, Upaya Rutan Pekalongan Jaga Kesehatan WBP

Kota Pekalongan — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai program promotif dan preventif. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan senam diabetes yang dipusatkan di Aula Rutan Kelas IIA Pekalongan, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan senam diabetes ini diikuti oleh enam orang WBP yang terindikasi memiliki kadar gula darah tinggi. Pelaksanaannya didampingi langsung oleh perawat Klinik Pratama Rutan Pekalongan, Yuli Triono, bersama peserta Maganghub, sebagai bentuk pengawasan sekaligus pendampingan medis agar kegiatan berlangsung aman dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan peserta.

Selain melakukan aktivitas fisik berupa senam diabetes, para WBP juga mendapatkan edukasi kesehatan terkait penyakit diabetes. Edukasi tersebut meliputi pemahaman dasar mengenai diabetes, faktor risiko dan dampaknya terhadap kesehatan, penerapan pola makan sehat, serta pengelolaan gaya hidup yang seimbang untuk membantu mengontrol kadar gula darah secara optimal.

Perawat Klinik Pratama Rutan Pekalongan, Yuli Triono, menyampaikan bahwa, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik semata, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran WBP terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Pelaksanaan senam diabetes yang disertai edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran WBP agar mampu menjaga kesehatannya secara mandiri, khususnya bagi mereka yang memiliki risiko diabetes. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan WBP dapat menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan ruang gerak di dalam rutan tidak menjadi penghalang untuk tetap aktif dan menjaga kebugaran tubuh. Melalui senam diabetes yang terprogram, WBP tetap dapat melakukan aktivitas fisik ringan namun bermanfaat bagi kesehatan, terutama dalam menjaga kestabilan kadar gula darah.

"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit tidak menular di lingkungan Rutan Pekalongan. Dengan pemantauan kesehatan secara rutin serta edukasi yang berkesinambungan, diharapkan kondisi kesehatan WBP dapat terjaga dengan baik selama menjalani masa pembinaan,"terangnya.

Melalui kegiatan senam diabetes ini, ia berharap, Rutan Kelas IIA Pekalongan dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan WBP. Hal tersebut sejalan dengan semangat pembinaan yang humanis, di mana pemenuhan hak dasar, termasuk hak atas layanan kesehatan, tetap menjadi prioritas utama.

"Kami berharap, program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak WBP, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, produktif, dan mendukung proses pembinaan secara menyeluruh,"pungkasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)