Details Foto


Wali Kota Aaf Dorong ASN Purna Tugas Tetap Berkarya

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-01-29 ]

Wali Kota Aaf Dorong ASN Purna Tugas Tetap Berkarya dan Jadi Penghubung Pemerintah dengan Masyarakat

Kota Pekalongan — Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas agar tetap aktif berkarya dan berperan di tengah masyarakat. Para ASN purna tugas diharapkan dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan kebijakan serta menjembatani berbagai dinamika birokrasi yang berkembang.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Aaf usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada 21 orang ASN yang memasuki purna tugas per 1 Februari dan 1 Maret 2026. Kegiatan penyerahan berlangsung di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Selasa (27/1/2026).

“Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Pekalongan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para ASN yang akan memasuki masa purna tugas per 1 Februari dan 1 Maret 2026,” ujar Aaf.

Ia menjelaskan, jumlah ASN yang memasuki purna tugas pada periode tersebut relatif tidak banyak, sehingga penyerahan SK Pensiun dilakukan secara bersamaan. Selain itu, pertimbangan waktu juga menjadi alasan penyerahan dirapel.

“Jumlahnya memang tidak banyak, sehingga kami serahkan sekaligus untuk yang pensiun per 1 Februari dan 1 Maret. Pertimbangannya, karena Bulan Maret juga sudah memasuki bulan puasa, jadi sekalian diserahkan SK Pensiunnya. Penyerahan ini sekaligus dirapel,” jelasnya.

Wali Kota Aaf menegaskan bahwa, pengabdian para ASN yang memasuki masa purna tugas bukanlah waktu yang singkat. Ia meyakini, rata-rata dari mereka telah mengabdikan diri selama kurang lebih 30 tahun untuk melayani masyarakat dan mendukung jalannya pemerintahan di Kota Pekalongan.

“Pengabdian ini tidak singkat. Saya yakin rata-rata sudah sekitar 30 tahun. Sudah banyak hal pengabdian yang dilakukan selama membantu Pemerintah Kota Pekalongan. Mereka sudah bekerja maksimal hingga pengabdian terakhir dinasnya,” ungkapnya.

Wali Kota Aaf berharap, seluruh pengabdian dan dedikasi para ASN purna tugas tersebut dapat menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan. Ia juga mengajak para pensiunan ASN untuk menjadikan momen penerimaan SK Pensiun sebagai kenangan yang tidak terlupakan, sebagaimana saat pertama kali menerima SK CPNS.

“Semoga menjadi amal jariyah. Jadikan momentum ini tidak terlupakan, baik pada saat awal menerima SK CPNS maupun pada saat menerima SK Pensiun. Ada kepuasan dan target tersendiri yang sudah tercapai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Aaf menilai bahwa, kebaikan dan pengalaman para pensiunan ASN masih sangat bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong agar setelah pensiun, para ASN tetap aktif berkontribusi di lingkungan masing-masing.

“Setelah pensiun, masih bisa berkarya di tengah masyarakat. Misalnya menjadi tokoh masyarakat, Ketua RT atau RW, dan tetap menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, di tengah tantangan dan dinamika kebijakan saat ini, masih ada sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya memahami kebijakan birokrasi. Peran para pensiunan ASN dengan pengalaman panjang di pemerintahan dinilai sangat strategis untuk membantu memberikan pemahaman tersebut.

“Sebab, beberapa masyarakat masih ada yang belum mengetahui kebijakan birokrasi di tengah tantangan saat ini. Pengalaman para pensiunan ini sangat berharga,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Aaf menyampaikan doa dan harapan agar seluruh ASN purna tugas senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta tetap produktif melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Doa Saya, semoga selalu sehat, panjang umur, dan tetap produktif melakukan sesuatu yang bermanfaat di tengah masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo yang akrab disapa Didik, menjelaskan bahwa total ASN yang memasuki purna tugas per 1 Februari dan 1 Maret 2026 berjumlah 21 orang.

Lanjutnya, untuk yang pensiun per 1 Februari dan 1 Maret 2026 total ada 21 orang. Rinciannya, per 1 Februari ada 13 orang dan per 1 Maret ada 8 orang,” jelas Didik.

:Penyerahan SK Pensiun dan THT tersebut diharapkan menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian formal para ASN, sekaligus menjadi awal peran baru yang tetap produktif dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Pekalongan,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)