[ 2026-01-26 ]
Sedulur GM Hotel Pekalongan–Batang Kompak Salurkan Bantuan ke Pengungsi Banjir
Kota Pekalongan – Jajaran General Manager (GM) perhotelan di wilayah Pekalongan–Batang yang tergabung dalam Sedulur General Manager (SGM) menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Posko Pengungsian Masjid Al-Karomah, Kota Pekalongan, Jumat (23/1/2026). Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian pelaku industri perhotelan terhadap warga terdampak banjir.
Sebanyak 11 hotel turut ambil bagian dalam kegiatan bertajuk Hotelier Berbagi tersebut. Bantuan yang disalurkan berupa 320 nasi bungkus serta sekitar 300 botol minyak kayu putih. Donasi didukung oleh Onty Cake dan Caplang, yang juga membagikan makanan dan kebutuhan kesehatan bagi pengungsi.
Humas SGM Pekalongan–Batang, Aji Pamungkas, mengatakan, kegiatan ini melibatkan berbagai hotel, di antaranya Dafam Hotel, Khas Hotel, Amandaru, Grand Dian, Marlin, Howard Johnson (Hojo), Aston Syariah, Parkside Mandarin, Namira, Nirwana Pekalongan, dan Hotel Kiyana Batang
“Hari ini sponsornya dari Onty Cake dan Caplang yang membagikan nasi serta minyak kayu putih untuk pengungsi,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Hotelier Berbagi, Khaerul Anam, menjelaskan bahwa, gerakan ini berawal dari solidaritas para GM hotel se-Pekalongan–Batang.
“Kami berinisiatif mengumpulkan donasi, hari ini ada 320 nasi bungkus dan sekitar 300 minyak kayu putih dari Caplang. Ke depan, kami ingin sinergi ini tidak hanya kegiatan sosial, tetapi juga penguatan branding dan kolaborasi antarhotel,” katanya.
Menurut Anam, kegiatan serupa berpeluang kembali digelar selama musim hujan masih berlangsung.
“Mudah-mudahan ke depan kami bisa berdonasi lagi di tempat dan dalam kesempatan lain. Terima kasih juga kepada rekan-rekan media, semoga sinergi ini terus terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pengungsi, Warsini (68), warga Tirto RT 06 RW 01, mengaku telah berada di posko selama sekitar satu pekan.
“Saya di sini dapat makan tiga kali sehari, kadang ayam, kadang daging. Alhamdulillah kondisi Saya sehat,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap adanya tambahan bantuan berupa pakaian dan selimut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para pengungsi.
“Kalau Saya saat ini butuhnya pakaian dan selimut” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)