[ 2026-01-19 ]
Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Pekalongan Gelar Panen Raya Serentak
Kota Pekalongan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus berkomitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan yang dilaksanakan pada Kamis (15/01/2026).
Kegiatan panen raya ini dilaksanakan secara nasional dan terpusat di Lapas Kelas I Cirebon, serta diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia secara daring melalui aplikasi Zoom.
Dari Kota Pekalongan, kegiatan virtual tersebut diikuti jajaran Rutan Kelas IIA Pekalongan dari Aula Rutan mulai pukul 10.00 WIB. Selain mengikuti kegiatan nasional secara virtual, Rutan Pekalongan juga melaksanakan panen secara langsung di lahan produktif yang berada di area brandgang Rutan. Panen ini melibatkan petugas Rutan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang selama ini aktif mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Panen raya di Rutan Pekalongan berhasil menghasilkan berbagai komoditas sayuran yang ditanam dan dirawat secara berkelanjutan oleh WBP di bawah pendampingan petugas.
Dari lahan tersebut, dipanen sebanyak 20 kilogram kangkung, 10 kilogram terong, serta 5 kilogram kemangi. Hasil panen ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi hambatan untuk tetap produktif dan berkontribusi bagi ketahanan pangan.
Seluruh pejabat struktural dan staf Rutan Pekalongan turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan, menyimak arahan serta sambutan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disampaikan secara daring. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya peran jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan.
Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Kelas IIA Pekalongan, Eko Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan merupakan implementasi langsung dari kebijakan dan arahan pimpinan di tingkat pusat.
“Kegiatan panen raya ini merupakan upaya kami untuk mengaktualisasikan dan mendukung penuh pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berharap program ini dapat berkontribusi secara berkelanjutan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan produktif bagi warga binaan secara sadar dan konsisten,” ujar Eko.
Ia menambahkan, program pertanian ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali WBP dengan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan bercocok tanam, WBP tidak hanya dilatih secara teknis, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kerja sama.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib. Sinergi antara petugas dan warga binaan tampak dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perawatan tanaman hingga proses panen.
"Melalui program panen raya serentak ini, kami berharap, Rutan Kelas IIA Pekalongan terus mampu mengoptimalkan lahan yang tersedia menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat bagi organisasi, warga binaan, serta mendukung kebijakan strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan, sejalan dengan arahan pimpinan di tingkat wilayah maupun pusat,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)