Details Foto


PCNU Kota Pekalongan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-01-06 ]

PCNU Kota Pekalongan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Kota Pekalongan — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp50 juta untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Dana bantuan tersebut dihimpun dari warga NU Kota Pekalongan melalui jaringan pengurus mulai tingkat MWC, ranting, lembaga, badan otonom, hingga sekolah-sekolah di bawah naungan LP Ma’arif.

Bantuan kemudian diserahkan melalui Lazisnu Jawa Tengah untuk diteruskan ke lokasi terdampak bencana. Hal itu disampaikan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan, Dr. KH. Moch Machrus Abdullah, Lc, M.Si, usai Apel Akbar Satu Abad NU di halaman Gedung Aswaja Kota Pekalongan, Senin (05/01/2026).

“Alhamdulillah NU punya lembaga sosial, yaitu LazisNU. Kita sudah mengajak seluruh warga NU untuk bersama-sama membantu. Minggu kemarin kita sudah menyerahkan bantuan melalui Lazisnu Jawa Tengah. Dana itu hasil sumbangan warga NU di Kota Pekalongan, mulai dari MWC, ranting, lembaga, banom, hingga sekolah-sekolah di bawah LP Ma’arif. Jumlahnya sebesar 50 juta rupiah,” ujarnya.

Machrus menjelaskan, penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial NU terhadap musibah kemanusiaan yang terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, warga NU di Kota Pekalongan menunjukkan antusias tinggi dalam menyalurkan bantuan.

Selain bantuan dana, PCNU juga mendorong warganya untuk terus menumbuhkan kepekaan sosial dan semangat gotong royong, terlebih di tengah situasi bencana yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

"Semangat solidaritas ini merupakan bagian dari nilai ke-NU-an yang terus dijaga hingga memasuki abad kedua organisasi,"tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam donasi kemanusiaan.

“Alhamdulillah NU punya lembaga sosial, yaitu LazisNU. Kita sudah mengajak seluruh warga NU untuk bersama-sama membantu,” tutupnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)