Details Foto


Revitalisasi SMPN 12 Pekalongan Rampung, Pemkot Dorong Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-12-22 ]

Revitalisasi SMPN 12 Pekalongan Rampung, Pemkot Dorong Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan meresmikan hasil revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 12 Kota Pekalongan yang merupakan bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat, Kamis (18/12/2025). Hal ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan standar bangunan terbaru.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj Balgis Diab mengatakan rasa syukur atas rampungnya pelaksanaan revitalisasi yang berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung terlaksananya program tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan hasil revitalisasi dari program pemerintah pusat. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait, sehingga fasilitas pendidikan di SMPN 12 dapat terbangun dan selesai tepat waktu dengan kondisi yang sangat baik serta sesuai standar bangunan terbaru,” katanya.

Wawalkot Balgis berpesan kepada seluruh warga sekolah, mulai dari jajaran guru, komite sekolah, hingga peserta didik, agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Saya berpesan kepada jajaran guru, komite sekolah, serta siswa-siswi agar fasilitas yang telah dibangun, termasuk ruang guru dan laboratorium, dapat digunakan sebaik-baiknya, dirawat, dan dijaga agar dapat terus berfungsi secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran,” pesannya.

Selain itu, ia menyoroti adanya sejumlah ruang kelas lama yang kondisinya dinilai memprihatinkan. Ia menyebutkan bahwa terdapat laporan mengenai kebocoran, masuknya air ke ruang kelas, serta kondisi struktur bangunan yang perlu mendapatkan perhatian serius demi keselamatan warga sekolah.

“Terdapat usulan terkait beberapa ruang kelas yang kondisinya cukup memprihatinkan, mulai dari kebocoran hingga struktur bangunan yang berpotensi membahayakan. Ke depan, saya bersama Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan akan melakukan evaluasi menyeluruh agar bangunan tersebut tidak membahayakan dan dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 12 Kota Pekalongan, Ikasari Dewi, menyampaikan bahwa pelaksanaan revitalisasi di sekolahnya pada tahun 2025 berjalan dengan lancar berkat kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, komite, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, revitalisasi SMPN 12 pada tahun 2025 ini berjalan dengan lancar. Kami berkolaborasi dengan komite, orang tua, dan masyarakat sekitar yang memiliki kompetensi di bidang teknis, sehingga pelaksanaannya tidak hanya meningkatkan fasilitas sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa revitalisasi tersebut mencakup pembangunan ruang guru, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta laboratorium IPA. Program ini bersumber dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo, dengan total anggaran sekitar Rp763 juta.

Lebih lanjut, ia berharap hadirnya fasilitas yang lebih representatif dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan kinerja para guru, sekaligus memperkuat suasana belajar yang kondusif.

“Harapannya, semangat anak-anak dan para guru dalam menghadirkan pembelajaran yang terbaik semakin menguat. Kami juga berharap iklim sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan dapat terus terbangun di SMPN 12 Kota Pekalongan,” pungkasnya.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)