Details Foto


Wali Kota Aaf Matangkan Koordinasi Pengamanan Lalu Lintas Jelang Libur Nataru

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-12-16 ]

Wali Kota Aaf Matangkan Koordinasi Pengamanan Lalu Lintas Jelang Libur Nataru

Kota Pekalongan — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tengah mematangkan persiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Pekalongan, H.A Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf usai membuka kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Persiapan Pengamanan Lalu Lintas Jelang Libur Nataru di Aula Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, Senin siang (15/12/2025).

Wali Kota Aaf menyampaikan, persiapan pengamanan lalu lintas Nataru dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak. Bahkan, pembahasan tersebut selaras dengan sejumlah usulan yang disampaikan DPRD dalam rapat paripurna sebelumnya.

“Memang sudah kita jadwalkan rapat koordinasi siang ini di kantor Dishub dengan stakeholder terkait, termasuk dengan teman-teman dari gereja,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama ini perayaan hari besar keagamaan di Kota Pekalongan telah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran aktivitas masyarakat. Namun demikian, koordinasi tetap diperlukan untuk memetakan kebutuhan teknis di lapangan.

“Kita perlu tahu kebutuhan lalu lintasnya seperti apa, parkirnya bagaimana, estimasi kendaraan berapa, supaya bisa kita atur dengan baik,” jelasnya.

Terkait pengaturan kendaraan berat, Wali Kota Aaf menyebut sudah ada surat edaran dari Kementerian Perhubungan, termasuk kebijakan diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk ruas Pemalang–Batang. Kendati demikian, masih ditemukan truk yang melintas di jalan kota.

“Kalau tidak ada petugas, truk-truk itu masih lewat jalan kota. Ini yang akan kita antisipasi saat libur Nataru agar semuanya aman dan kita bisa meminimalisir kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Menurutnya, Dinas Perhubungan, Satlantas, dan Polres Pekalongan Kota sejauh ini telah rutin melakukan operasi penertiban, meski di lapangan kerap terjadi pola pelanggaran yang berulang. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan koordinasi lintas instansi.

Sementara itu, terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di ruas tol, Wali Kota Aaf menilai faktor utama terletak pada kelengkapan rambu dan kedisiplinan pengguna jalan.

“Yang penting rambu-rambu dan ketaatan pengguna jalan. Kalau rambu sudah terpasang dan masyarakat taat lampu merah, marka jalan, dan aturan lainnya, saya rasa lalu lintas akan lancar dan kecelakaan bisa diminimalisir,” pungkasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)