Details Foto


Dokter Spesialis Keliling Hadir di Kuripan Yosorejo, 110 Warga Terlayani

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-12-11 ]

Dokter Spesialis Keliling Hadir di Kuripan Yosorejo, 110 Warga Terlayani

Kota Pekalongan – Program Dokter Spesialis Keliling atau Spelling yang digelar di Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat, Selasa (09/12/2025). Program layanan kesehatan yang menghadirkan langsung para dokter spesialis ke kelurahan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan bersama Puskesmas Pekalongan Selatan, dengan dukungan berbagai rumah sakit yang menjadi mitra.

Lurah Kuripan Yosorejo, Mahfud, mengungkapkan bahwa, pelaksanaan Spelling di wilayahnya berjalan lancar dan berhasil menjaring minat masyarakat. Bahkan, sejak pagi masyarakat sudah datang memanfaatkan layanan dokter spesialis yang jarang bisa mereka akses secara dekat.

“Alhamdulillah, kegiatan Spelling di Kuripan Yosorejo berjalan baik dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Total ada 110 pasien yang terdata melalui kerja sama Posyandu. Mereka membawa warga yang memang membutuhkan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis,” tuturnya usai menghadiri kegiatan Rilis Publikasi dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar di Aula Kantor Dinarpus Kota Pekalongan, Rabu (10/12/2025).

Menurut Mahfud, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terlebih bagi mereka yang selama ini terkendala biaya atau transportasi untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Kehadiran para dokter spesialis di lingkungan kelurahan dinilai menjadi pendekatan pelayanan kesehatan yang sangat efektif.

“Warga senang sekali. Mereka merasa lebih dekat dengan pelayanan dokter spesialis. Ini pendekatan yang sangat bagus karena langsung menyasar ke kelurahan. Banyak yang merasa terbantu,” tambahnya.

Mahfud menambahkan, pelaksanaan Spelling bertepatan dengan perubahan cuaca ekstrem yang rentan memicu penyakit. Oleh sebab itu, ia menilai kegiatan ini sangat tepat sebagai upaya deteksi dini kesehatan masyarakat.

“Dengan adanya Spelling ini, kita harapkan dapat meningkatkan deteksi dini penyakit, terutama di musim seperti sekarang. Warga jadi bisa konsultasi langsung kepada dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit,” jelasnya.

Pihaknya berharap, program ini dapat berkelanjutan dan kembali digelar di Kuripan Yosorejo.

“Semoga ke depan, Kelurahan Kuripan Yosorejo kembali mendapat kesempatan menjadi lokasi Spelling berikutnya. Apalagi di Pekalongan Selatan, Kelurahan Sokoduwet belum mendapat giliran. Kami siap mendukung,” ujar Mahfud.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa, Spelling di Kuripan Yosorejo menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan dan deteksi dini penyakit. Pada pelaksanaan kali ini, Dinkes menggandeng beberapa rumah sakit besar untuk menurunkan tenaga dokter spesialis.

“Untuk penyelenggara dari Dinas Kesehatan, dibantu oleh Puskesmas Pekalongan Selatan. Rumah sakit yang terlibat di antaranya RSU Hermina, RS Amino Sari Semarang, dan RSUD Adyatma Semarang,” jelas Puji Winarti.

Layanan yang dibuka pun cukup beragam dan menyasar berbagai kelompok usia, diantaranya Poli IVA, Poli Kandungan, Poli Anak, Poli Jiwa, Poli Mata, dan Screening TBC

“Kami berharap melalui layanan ini masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan spesialistik lebih mudah dan terjangkau,” kata Puji.

Puji mengungkapkan bahwa, dari seluruh poli yang dibuka, poli kandungan dan layanan untuk ibu hamil menjadi yang paling ramai.

“Yang paling ramai kemarin itu poli kandungan, terutama bagi ibu hamil. Disusul poli anak. Karena saat ini pergantian musim, banyak anak mengalami gejala sakit. Jadi keberadaan dokter spesialis anak sangat membantu,” ungkapnya.

Selain itu, poli mata dan poli jiwa juga cukup diminati karena memberikan edukasi serta pemeriksaan awal bagi warga yang membutuhkan.


Ia pun menegaskan bahwa, program ini akan terus diperluas sesuai kebutuhan masyarakat dan hasil koordinasi dengan lintas rumah sakit. Ia berharap, masyarakat semakin aktif memanfaatkan inovasi layanan kesehatan seperti Spelling.

“Kami ingin Spelling menjadi layanan berkelanjutan agar semakin banyak warga yang mendapat manfaat. Fokus kami tetap pada penguatan promotif dan preventif melalui pendekatan langsung ke masyarakat,” tukasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)