[ 2025-12-10 ]
Harga Kebutuhan Pokok Kota Pekalongan Stabil Sesuai HET, Pasokan Aman, Tidak Ada Temuan Oplosan
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) kembali melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok serta pengawasan barang beredar di sejumlah pasar tradisional. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, harga komoditas utama tercatat stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Fitria Yuliani Kartika saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025) menyampaikan bahwa harga beberapa komoditas pokok berada dalam kondisi terkendali. Untuk beras medium, harga berada di harga Rp13.500 per kilogram, sementara beras premium tercatat Rp14.900 per kilogram. Harga gula pasir Rp16.500 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, kondisi harga juga tidak menunjukkan gejolak. Minyak goreng curah dijual seharga Rp18.000 per liter, minyak goreng premium Rp20.000 per liter, dan Minyakita stabil di harga Rp16.000 per liter. Komoditas telur ayam ras pun berada pada kisaran Rp28.000 per kilogram, masih dalam batas wajar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Dari hasil pengawasan di lapangan, pasokan kebutuhan pokok dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Pekalongan. Tidak ditemukan adanya hambatan distribusi maupun kelangkaan barang pada komoditas utama," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama kegiatan pemantauan, tidak ditemukan kasus barang oplosan ataupun pelanggaran izin edar. Seluruh barang yang diperjualbelikan di pasar berada dalam kondisi layak, memiliki kemasan baik, serta memenuhi ketentuan keamanan pangan.
“Dalam kegiatan pemantauan kemarin, kami tidak menemukan adanya praktik oplosan atau barang yang tidak sesuai standar. Ini menunjukkan bahwa pedagang di Kota Pekalongan cukup patuh terhadap aturan peredaran barang,” tandasnya.
Menjelang momentum akhir tahun yang biasanya memicu tingginya konsumsi masyarakat, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja.
“Kami mengimbau masyarakat Kota Pekalongan untuk berbelanja sesuai kebutuhan, tidak melakukan panic buying. Pemerintah kota terus berupaya menjaga pasokan agar kebutuhan pokok tetap aman dan tersedia di pasaran,” sambungnya.
Ia berharap para pedagang dapat menjaga stabilitas harga dengan tidak menaikkan harga secara berlebihan.
“Kami minta pedagang untuk tetap menjaga harga agar tidak melonjak tinggi. Dengan begitu, stabilitas harga di Kota Pekalongan bisa terus terjaga,” tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)