[ 2025-12-04 ]
Wali Kota Aaf Beri Pembekalan dan Motivasi, 248 Pegiat KORMI Kota Pekalongan Siap Berlaga di FORDA Jateng 2025
Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf memberikan pembekalan dan motivasi kepada para pegiat dan penggiat Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Pekalongan yang akan berlaga pada Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Tengah Tahun 2025. Acara pembekalan berlangsung di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Rabu siang (03/12/2025).
Kontingen KORMI Kota Pekalongan dijadwalkan bertolak ke Surakarta pada Jumat, 5 Desember 2025 untuk mengikuti FORDA Jateng yang digelar pada 5-7 Desember 2025.
Dalam arahannya, Wali Kota Aaf menyampaikan rasa bangga atas capaian KORMI Kota Pekalongan dalam dua tahun terakhir. Pada FORDA sebelumnya di Tahun 2024, Kota Pekalongan berhasil menembus peringkat empat besar se-Jawa Tengah, sebuah prestasi yang dinilai sangat membanggakan.
“Alhamdulillah tahun 2024 kemarin kita di peringkat empat besar se-Jawa Tengah. Ini mudah-mudahan targetnya minimal tetap empat besar, syukur-syukur bisa naik peringkat. Tapi dengan situasi dan kondisi sekarang, posisi empat besar itu sudah sangat luar biasa,"ucapnya.
Wali Kota Aaf berharap seluruh pegiat dan penggiat KORMI dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta tetap mengedepankan sportivitas. Ia juga mendoakan agar perjalanan dan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar tanpa hambatan.
Ia menegaskan bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga rekreasi. Meski jumlahnya belum terlalu besar, Pemkot telah menyediakan reward bagi atlet KORMI yang meraih medali.
“Di periode Saya, Alhamdulillah sudah ada reward untuk yang mendapatkan medali, walaupun jumlahnya belum signifikan. Tapi itu bentuk perhatian Pemerintah Kota Pekalongan kepada pegiat KORMI yang sudah ikut mengharumkan nama baik Kota Pekalongan,"ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa dirinya beberapa kali telah mendampingi kontingen KORMI, baik pada ajang tingkat Provinsi maupun FORNAS di NTB, di mana Kota Pekalongan berhasil menyumbang 7 medali emas.
Pada FORDA tahun ini, KORMI Kota Pekalongan memberangkatkan 248 pegiat dan penggiat. Wali Kota Aaf mengapresiasi kerja keras pengurus KORMI Kota Pekalongan yang mampu mengatur kebutuhan kontingen, meski anggaran tahun 2025 lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ini luar biasa, kita memberangkatkan 248 pegiat dan penggiat dengan anggaran yang minim. Saya juga tidak tahu ini pengurus kerjanya seperti apa, kok bisa memberangkatkan sebanyak itu. Pak Ketua beserta jajaran sangat luar biasa, mudah-mudahan jadi berkah untuk kita semua,"ujarnya.
Mengakhiri pembekalan, Wali Kota Aaf berharap prestasi demi prestasi yang ditorehkan KORMI dapat menjadi pembuka jalan bagi peningkatan dukungan pemerintah maupun pihak lain terhadap olahraga rekreasi di Kota Pekalongan.
"KORMI ini sudah membawa nama baik Kota Pekalongan. Semoga prestasinya terus meningkat di Jawa Tengah maupun tingkat nasional,"harapnya.
Ketua KORMI Kota Pekalongan, Seno Prafitri Adi, menjelaskan bahwa, dari 25 INORGA yang terdaftar, sebanyak 20 INORGA berpartisipasi pada FORDA Jateng 2025. Sementara 5 INORGA tidak dipertandingkan oleh pengurus KORMI Provinsi. INORGA yang tidak diikutkan antara lain Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI), Sepeda Ontel, Persatuan Olahraga Penapasan (PORPI) Senam Pernapasan.
"Selain itu, terdapat beberapa INORGA baru yang debut pada FORDA 2025, yaitu Mespati (panahan tradisional), Forbasi (baris-berbaris), IOSKI (senam kreasi),"bebernya.
Seno menambahkan bahwa, anggaran untuk KORMI dari APBD 2025 hanya sekitar 70% dari anggaran 2024. Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan antusiasme para pegiat maupun penggiat olahraga rekreasi di Kota Pekalongan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, khususnya Bank Pekalongan, yang selalu memberikan dukungan dalam kegiatan KORMI.
Dalam ajang FORNAS di NTB sebelumnya, kontingen KORMI Kota Pekalongan berhasil menorehkan pencapaian membanggakan melalui 7 medali emas, 5 medali perak, dan 6 medali perunggu. Medali-medali tersebut diraih dari beberapa INORGA, antara lain AMDI, IODI, INASOC, dan ITF. Kehadiran Wali Kota Aaf saat mendampingi kontingen juga disebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para atlet.
Menjelang keberangkatan, Seno menekankan agar seluruh peserta FORDA menjaga perilaku dan menjunjung tinggi nama baik Kota Pekalongan selama gelaran berlangsung.
"Kami berharap seluruh INORGA dapat menjaga sikap, menjaga nama baik KORMI, keluarga, dan Kota Pekalongan. Prestasi yang kita raih di provinsi maupun nasional diharapkan menarik apresiasi dari berbagai pihak agar kegiatan KORMI semakin didukung. Alhamdulillah persiapan latihan, kebugaran fisik, dan kesiapan mental telah dilakukan secara optimal untuk menghadapi pertandingan di Surakarta,"bebernya.
Dengan komposisi INORGA yang berbeda dari tahun lalu, serta hilangnya sebagian cabang pundi-pundi medali, KORMI Kota Pekalongan tetap memasang target minimal mempertahankan posisi empat besar.
"Tahun kemarin kita lompat dari peringkat 16 ke peringkat 4. Tahun ini minimal bisa mempertahankan posisi empat besar,” tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)