[ 2025-12-04 ]
SKB Kota Pekalongan Torehkan Prestasi Gemilang, Raih Juara I Ajang Video Inspiratif Tingkat Nasional 2025
Jakarta - Satuan Pendidikan Non Formal (PNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui karya video berjudul “Mengolah Limbah Batik Menjadi Sandal Hotel”, SKB Kota Pekalongan berhasil meraih Juara I kategori Karya Inspiratif Layanan Pendidikan Kesetaraan dalam ajang Apresiasi Video Inspiratif (AVI) Wajib Belajar 13 Tahun, Layanan Pendidikan Kesetaraan dan Afirmasi Jenjang SMP Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti kepada Kepala SKB Kota Pekalongan, Bonari didampingi Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah beserta jajaran, di El Hotel Kelapa Gading, Jakarta, pada Selasa (2/12/2025). Kompetisi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan total video yang masuk mencapai 719 karya. Setelah melalui proses kurasi, panitia menetapkan 19 video terbaik untuk menerima penghargaan dalam beberapa kategori.
Dalam wawancara melalui telepon, Bonari menjelaskan bahwa pengiriman karya dimulai sejak bulan Juni hingga November 2025, sebagai bentuk kontribusi SKB dalam inovasi pembelajaran pendidikan kesetaraan.
“Kami mengirim video karya inspiratif layanan pendidikan kesetaraan dan afirmasi paket B. Alhamdulillah, SKB Kota Pekalongan berhasil menjadi Juara I. Video ini mengangkat tema pengolahan limbah batik menjadi sandal hotel,” jelasnya.
Video tersebut melibatkan 7 siswa pendidikan kesetaraan yang tidak hanya mempraktikkan keterampilan vokasional, tetapi juga turut menjaga lingkungan melalui pemanfaatan limbah batik yang selama ini sulit terurai.
Prestasi ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga langkah awal untuk gerakan inovasi berkelanjutan di lingkungan SKB Kota Pekalongan. Bonari memaparkan bahwa produk sandal hotel yang dibuat siswa telah memiliki calon pasar.
“Harapannya setelah ini bukan hanya sekadar prestasi, namun diwujudkan dalam karya nyata. Kebetulan kami telah bekerja sama dengan Hotel Namira Kota Pekalongan sebagai konsumen,” paparnya.
Menurutnya langkah ini menjadi bukti bahwa pendidikan kesetaraan dapat menghasilkan lulusan kreatif dan produktif yang mampu menghadirkan solusi sekaligus peluang ekonomi.
Dengan diraihnya penghargaan ini, dirinya berharap agar prestasi tersebut menjadi dorongan bagi seluruh elemen SKB Kota Pekalongan untuk terus berkembang.
“Harapannya ke depan SKB semakin baik, baik dari sisi prestasi siswa maupun kualitas sekolah. Komitmen pendidik juga terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)