[ 2025-11-27 ]
IGTKI-PGRI Pekalongan Timur Dorong Penguatan Kompetensi Guru PAUD Lewat Workshop Perencanaan dan Asesmen Pembelajaran
Kota Pekalongan – Sebagai salah satu langkah strategis organisasi dalam meningkatkan profesionalitas guru serta mutu layanan pendidikan anak usia dini (PAUD), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kecamatan Pekalongan Timur menggelar workshop penyusunan perencanaan dan asesmen pembelajaran bertempat di Aula SD Al-Irsyad Al-Islamiyah Kota Pekalongan, Sabtu (22/11/2025).
Ketua IGTKI-PGRI Pekalongan Timur, Puji Riswati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program penguatan kompetensi guru yang sudah dimulai sejak awal tahun. Ia mengungkapkan bahwa workshop ini diikuti oleh kepala lembaga, perwakilan guru TK, serta pengurus IGTKI-PGRI Pekalongan Timur. Para peserta memperoleh materi mengenai penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis asesmen serta implementasi kurikulum secara tepat sesuai standar pendidikan PAUD.
Menurutnya, proses ini merupakan tindak lanjut setelah IGTKI-PGRI Kota Pekalongan melaksanakan sosialisasi pada bulan Mei 2025 yang kemudian dilanjutkan pada tingkat kecamatan di bulan Oktober. “Workshop hari ini adalah tahapan implementasi. Kami tidak ingin kegiatan hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik pembelajaran,” ujar Puji.
Ia mengatakan bahwa kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang berkualitas sangat penting untuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar. “Tujuan utama kami adalah memastikan guru mampu menyusun rancangan pembelajaran yang baik, terukur, dan sesuai standar kurikulum. Dengan begitu, pembelajaran anak usia dini dapat berjalan lebih optimal, menyenangkan, dan bermakna,” katanya.
Selain pelatihan teknis, kegiatan ini menjadi wadah berbagi praktik baik antarpendidik lintas lembaga agar implementasi kurikulum dapat berjalan lebih seragam dan adaptif sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Lebih lanjut, Puji menegaskan bahwa IGTKI-PGRI Pekalongan Timur tidak hanya berhenti pada pelaksanaan workshop. Ia menargetkan adanya program pendampingan lanjutan ke setiap lembaga PAUD di wilayah tersebut. “Kami berharap materi workshop ini tidak hanya dipahami tetapi juga benar-benar dilaksanakan. Oleh karena itu, kami akan melakukan pendampingan agar guru-guru dapat menerapkan perencanaan dan asesmen pembelajaran secara konsisten dalam kegiatan belajar sehari-hari,” tegasnya.
Melalui program pengembangan berkelanjutan ini, IGTKI-PGRI Pekalongan Timur berharap kualitas pendidikan di lembaga PAUD semakin meningkat dan mampu memberikan fondasi terbaik bagi tumbuh kembang generasi usia dini di Kota Pekalongan.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)