Details Foto


Sinergi Polres Pekalongan Kota dan Dishub Kota Pekalongan Kelola Transportasi Kota Pekalongan yang Berkeselamatan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-11-27 ]

Sinergi Polres Pekalongan Kota dan Dishub Kota Pekalongan Kelola Transportasi Kota Pekalongan yang Berkeselamatan

Kota Pekalongan – Upaya mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kota Pekalongan terus diperkuat melalui sinergi dua instansi kunci, yakni Polres Pekalongan Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan. Sinergi tersebut tampak dalam kegiatan koordinasi dan monitoring lalu lintas yang dilakukan Satlantas Polres Pekalongan Kota melalui Subsatgas Dikmas Lantas Operasi Zebra Candi 2025 di ruang kontrol Area Traffic Control System (ATCS) Dishub Kota Pekalongan, Selasa (25/11/2025).

Pemantauan dilakukan secara langsung dan real time oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota, Ipda Sukendro, S.H., bersama anggota. Mereka meninjau aktivitas arus kendaraan melalui layar pemantau ATCS yang berada di kompleks Terminal Kota Pekalongan. Sistem tersebut menampilkan kondisi lalu lintas di sejumlah titik strategis, baik jalur Pantura maupun ruas jalan dalam kota, sehingga petugas dapat mengidentifikasi potensi hambatan maupun titik kerawanan dengan cepat dan akurat.

Dari hasil monitoring, arus lalu lintas di wilayah Kota Pekalongan secara umum terpantau lancar dan terkendali. Tidak ditemukan hambatan berarti yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang. Meski demikian, petugas mencatat adanya sejumlah titik jalan berlubang yang perlu segera ditindaklanjuti perbaikannya. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terutama pada malam hari atau ketika hujan mengurangi visibilitas para pengendara.

Meteorologi arus kendaraan yang terus bergerak dinamis menuntut adanya respons cepat. Karena itu, temuan lapangan ini menjadi bahan koordinasi antara Polres Pekalongan Kota dan Dishub setempat untuk dilakukan penanganan secara bertahap sesuai prioritas keselamatan.

Dalam kesempatan itu, Subsatgas Dikmas juga memanfaatkan fasilitas audio yang terintegrasi dengan traffic light di bawah sistem ATCS. Melalui fasilitas ini, petugas menyampaikan imbauan simpatik kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025. Pesan tersebut antara lain ajakan menggunakan helm SNI, tidak melanggar lampu merah, tidak menggunakan knalpot brong, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Upaya penyampaian imbauan melalui speaker ATCS dinilai efektif, mengingat pesan dapat terdengar langsung oleh para pengendara di persimpangan, sehingga lebih mudah dipahami dan diingat.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota, Ipda Sukendro, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan berkendara.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan serta menjaga keselamatan dirinya dan pengguna jalan lainnya. Dengan disiplin, kita bisa menekan angka kecelakaan dan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman di Kota Pekalongan,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa, kepatuhan pada aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari langkah strategis Polres Pekalongan Kota selama Operasi Zebra Candi 2025. Selain penegakan hukum, operasi ini juga menitikberatkan pada edukasi dan pencegahan melalui pemanfaatan teknologi ATCS, kolaborasi lintas sektor, serta penyampaian pesan keselamatan kepada masyarakat,"tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Dishub dan Polres Pekalongan Kota. Menurutnya, pengelolaan transportasi modern tidak bisa berjalan tanpa kolaborasi lintas sektor, terutama dalam rangka menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

“ATCS bukan sekadar alat pemantau, tetapi instrumen penting untuk membantu pemerintah dan kepolisian dalam membuat keputusan cepat dan tepat. Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan Polres Pekalongan Kota dalam upaya bersama menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan warga,” jelasnya.

Restu menambahkan, Dishub akan menindaklanjuti temuan terkait jalan berlubang dan terus meningkatkan pemeliharaan infrastruktur pendukung lalu lintas, bekerja sama dengan OPD teknis lainnya.

"Sinergi Polres dan Dishub diharapkan mampu menciptakan ekosistem transportasi Kota Pekalongan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,"tukasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)