[ 2025-11-27 ]
Rutan Pekalongan Cek Kualitas dan Ketersediaan Bahan Pangan di Gudang BULOG
Pekalongan — Sebagai upaya memastikan pemenuhan kebutuhan pangan yang berkualitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta mendukung kesejahteraan pegawai, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan melakukan koordinasi dan pengecekan langsung ke Gudang Bulog Bondansari, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (24/11/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, bersama Kasubsi Pengelolaan Suharto Laksono, serta Kasubsi Pelayanan Tahanan Anang Saefulloh. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jenis, kualitas, hingga kategori beras dan bahan kebutuhan pokok lainnya yang disiapkan oleh Perum BULOG.
Dalam kunjungan itu, tim Rutan memastikan bahwa seluruh bahan pangan yang tersedia memenuhi standar kelayakan, serta sesuai kebijakan pemerintah terkait HET (Harga Eceran Tertinggi). Pemeriksaan dilakukan secara detail, mencakup kesesuaian kualitas fisik beras, kebersihan, kadar air, hingga kondisi penyimpanan di gudang.
Selain memastikan kualitas, tim juga mengecek ketersediaan stok untuk memastikan kecukupan pasokan pangan dalam jangka pendek maupun panjang. Hal ini penting mengingat kebutuhan pangan di Rutan harus dipenuhi secara berkelanjutan dan stabil, terutama untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan WBP.
Karutan Nanang menegaskan bahwa, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Perum BULOG mengenai dukungan penggunaan cadangan pangan pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa bahan pangan yang nantinya diterima Rutan benar-benar sesuai standar, baik dari sisi kualitas maupun harga. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan layanan terbaik bagi WBP serta mendukung kesejahteraan pegawai,” ungkap Karutan Nanang.
Ia menambahkan, keterjaminan mutu dan ketersediaan pangan menjadi aspek penting dalam pelaksanaan layanan pemasyarakatan yang humanis dan profesional. Untuk itu, koordinasi lintas lembaga terus diperkuat agar tidak ada hambatan dalam proses pengadaan hingga distribusi bahan pangan ke Rutan.
Melalui koordinasi ini, pihaknya berharap terbangun sinergi yang semakin solid dengan Perum BULOG, terutama dalam implementasi pemanfaatan cadangan pangan pemerintah.
"Upaya tersebut kami nilai krusial untuk memastikan bahwa kebutuhan pangan bagi seluruh WBP maupun pegawai dapat terpenuhi dengan baik, aman, dan sesuai regulasi,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)