Details Foto


Dengar Keluhan Warga, DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan dan Lingkungan di Kecamatan Pekalongan Timur

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-11-26 ]

Dengar Keluhan Warga, DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan dan Lingkungan di Kecamatan Pekalongan Timur

Kota Pekalongan — Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah, Much Muchlis Ariston, berkomitmen untuk mengawal percepatan penanganan rob serta perbaikan infrastruktur di Kota Pekalongan, khususnya wilayah Kecamatan Pekalongan Timur. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Pengawasan Kebijakan melalui Media Tradisional yang digelar di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Jumat (21/11/2025).

Dalam forum dialog yang berlangsung interaktif itu, warga kembali menyampaikan beragam persoalan yang selama ini membebani aktivitas dan kenyamanan mereka. Mulai dari kerusakan jalan lingkungan yang tak kunjung tuntas, rob yang semakin sering merendam kawasan pesisir, hingga kondisi air Kali Loji yang makin keruh dan berdampak pada kesehatan serta kualitas lingkungan sekitar. Warga mengungkapkan, berbagai persoalan tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menurunkan kualitas ekonomi keluarga dan menghambat mobilitas masyarakat.

Muchlis Ariston menegaskan bahwa, kehadirannya dalam forum ini bukan sekadar memenuhi agenda reses, melainkan menjalankan fungsi pengawasan DPRD terhadap implementasi kebijakan pemerintah daerah. Ia memastikan seluruh aspirasi warga akan dibawa ke rapat pembahasan bersama perangkat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami hadir di masyarakat memang untuk mendengar dan menyampaikan aspirasi dari panjenengan semua ke meja kedewanan. Semoga pemerintah bisa mewujudkan aspirasi yang disampaikan hari ini,” ujar Ariston.

Legislator yang akrab disapa Ariston itu juga menyoroti tantangan struktural yang dihadapi Kota Pekalongan. Berdasarkan data BNPB, pesisir Pekalongan termasuk wilayah dengan tingkat kerentanan rob tertinggi di Jawa Tengah akibat kombinasi kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah. Kondisi tersebut menjadikan penanganan rob sebagai kebutuhan mendesak yang memerlukan sinergi Pemerintah kota, Provinsi, hingga Pusat.

Di hadapan warga, Ariston menegaskan akan mendorong Pemerintah Provinsi untuk mempercepat intervensi strategis, mulai dari pembangunan dan penguatan infrastruktur pengendali rob hingga perbaikan fasilitas lingkungan yang rusak akibat genangan air berkala.

“Aspirasi yang panjenengan sampaikan hari ini akan kami bawa dan perjuangkan dalam rapat-rapat kedewanan. Insyaallah akan terus kami kawal sampai ada hasilnya,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Noyontaansari, Eko Hardian Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD Jateng dalam forum dialog terbuka ini. Ia menuturkan bahwa, persoalan rob dan infrastruktur lingkungan memang menjadi keluhan dominan warga dalam beberapa tahun terakhir, sehingga dukungan lintas level pemerintahan sangat diperlukan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Ariston yang sudah turun langsung mendengar keluhan warga. Kondisi jalan lingkungan yang rusak dan persoalan rob ini sudah lama menjadi perhatian kami di kelurahan, namun penanganannya membutuhkan bantuan dari pemerintah yang lebih tinggi. Harapan kami, setelah aspirasi ini disampaikan, penanganannya bisa dipercepat sehingga kenyamanan warga dapat kembali pulih,” ujar Eko.

Eko menambahkan, pihak kelurahan bersama masyarakat selama ini terus berupaya melakukan langkah-langkah penanganan sementara, namun diperlukan intervensi lebih besar untuk mengatasi permasalahan struktural yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan kapasitas kelurahan.

Dengan adanya dialog terbuka dan perhatian dari DPRD Jateng, dirinya mewakili warganya berharap percepatan perbaikan infrastruktur dan lingkungan dapat segera terwujud.

"Sehingga, aktivitas warga dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan rob maupun kerusakan jalan,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)