[ 2025-11-25 ]
Ayah Inspirasi Sejati: PAUD Terpadu Annisa Muslimat NU Jenggot Ajak Ayah Terlibat dalam Pendidikan Anak
Kota Pekalongan - Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional, PAUD Terpadu Annisa Muslimat NU Jenggot menyelenggarakan kegiatan bertajuk Ayah Inspirasi Sejati pada, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak usia dini.
Kepala sekolah PAUD Terpadu Annisa Muslimat NU Jenggot, Elok Fitriyah menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh ayah dari peserta didik sebagai bentuk apresiasi sekaligus ajakan untuk memperkuat peran ayah dalam tumbuh kembang anak.
“Peringatan Hari Ayah ini diikuti seluruh ayah dari peserta didik. Kegiatan ini menjadi ruang quality time bagi ayah untuk terlibat langsung dalam pendidikan anaknya. Beberapa jam bersama ananda menjadi momen mempererat kedekatan ayah dan anak,” ujarnya.
Elok mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga diisi dengan sesi parenting yang berfokus pada pentingnya peran ayah dalam pengasuhan, khususnya pada anak usia dini. Ia menegaskan bahwa selama ini sekolah umumnya melibatkan ibu, sementara keterlibatan ayah masih perlu diperkuat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini ayah semakin sadar bahwa kehadiran mereka sangat dibutuhkan. Ayah adalah figur penting untuk mendukung perkembangan anak usia dini. Ini juga merupakan upaya kami menekan fenomena fatherless melalui penerapan 7 Kebiasaan Hebat Bersama Ayah,” ungkapnya.
Sebagai bentuk upaya melibatkan peran ayah dalam perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini, pihaknya rutin mengadakan program My Parents My Teacher, di mana orang tua termasuk ayah diberi kesempatan menjadi guru sehari untuk mendampingi anak belajar dan bermain di sekolah.
Sementara itu, Lisna, salah satu pengajar PAUD Terpadu Annisa Muslimat NU Jenggot, menyebutkan bahwa sebanyak 218 ayah hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan dimulai dengan senam bersama ayah dan anak. Setelah itu peserta diajak melihat display karya. Beberapa minggu sebelumnya orang tua telah mengirimkan foto kegiatan 7 kebiasaan anak selama di rumah, kemudian foto-foto tersebut dirangkai oleh peserta didik dan ditampilkan pada acara ini,” katanya.
Display karya ini menjadi salah satu momen yang penuh kebanggaan. Para ayah tampak antusias melihat dokumentasi perjalanan kebiasaan positif yang telah dilakukan bersama anaknya berkaitan 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat antara lain bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur lebih awal.
Ia menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga langkah strategis sekolah dalam membangun budaya pengasuhan kolaboratif antara ayah dan ibu. Dengan konsep berbeda setiap tahun, sekolah berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan karakter anak sejak dini.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)