Details Foto


Kukuhkan Pengurus FKS Kota Pekalongan 2025–2030, Wali Kota Tekankan Komitmen dan Sinergi Sektor Kesehatan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-11-25 ]

Kukuhkan Pengurus FKS Kota Pekalongan 2025–2030, Wali Kota Tekankan Komitmen dan Sinergi Sektor Kesehatan

Kota Pekalongan — Pemerintah Kota (Prmkot) Pekalongan resmi mengukuhkan Pengurus Forum Kota Sehat (FKS) Kota Pekalongan Periode 2025–2030 serta menggelar kegiatan Capacity Building bagi Forum Kelurahan Siaga Sehat (FKSS) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. Acara berlangsung di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Senin (24/11/2025).

Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, yang hadir sekaligus memberikan arahan, menyampaikan apresiasinya atas komitmen para pengurus FKS. Ia menilai, pengukuhan resmi ini merupakan kali pertama dikukuhkan Wali Kota secara langsung sejak forum tersebut berdiri pada 1998.

“Saya melihat semangat mereka, dan mereka memang ikhlas menjadi pengurus Forum Kota Sehat. Ini praktis tidak ada gaji, tidak ada tunjangan. Hibah untuk organisasi saja hanya 30 juta tahun ini, dan tahun depan sekitar 7 juta,” ungkap Aaf, sapaan akrabnya.

Meski demikian, Wali Kota Aaf menekankan pentingnya menunjukkan kinerja dan keberhasilan program terlebih dahulu. Ia berharap, keberadaan FKS dan FKSS dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih serta sehat.

“Program itu harus benar-benar berhasil sampai ke masyarakat dan bisa berkolaborasi dengan semuanya. Ada Dinas Kesehatan, ada FKSS sampai tingkat kecamatan dan kelurahan, mungkin juga profesi kesehatan. Saya melihat personelnya sangat berkompeten,” tambahnya.

Ia berharap, FKS dan FKSS mampu mengawal sektor kesehatan di Kota Pekalongan yang menjadi salah satu prioritas visi-misinya selain pendidikan.

Sementara itu, Ketua FKS Kota Pekalongan Periode 2025–2030 terpilih, H. M. Bowo Leksono, menyampaikan rasa terima kasih kepada para tokoh dan pemangku kepentingan yang hadir dalam pengukuhan tersebut. Ia menyebutkan, sejumlah figur penting yang selama ini mendukung Forum Kota Sehat di Kota Pekalongan.

Bowo menanggapi nominal anggaran yang terbatas yakni sekitar 7 juta hingga 8 juta rupiah per tahun sebagai tantangan sekaligus peluang. Menurutnya, keterbatasan itu tidak menyurutkan semangat pengurus.

“Walaupun anggarannya kecil, ini malah jadi kesempatan kita untuk ibadah. Bagaimana nanti kita bersama pemerintah dan masyarakat mewujudkan masyarakat Kota Pekalongan menjadi lebih sehat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menguatkan Forum Kota Sehat. Bowo juga menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Pekalongan yang dinilainya masih enerjik dan berkomitmen kuat terhadap peningkatan sektor kesehatan.

“Kita tahu Wali Kota kita masih muda, ganteng, dan cerdas. Itu menjadi penyemangat bagi kita,” kata Bowo.

Di akhir sambutannya, Bowo berharap seluruh pengurus FKS dan FKSS dapat menjaga amanah dan menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.

"Semoga kita bisa berjalan bersama-sama dan berkomitmen membantu pemerintah dalam mendorong partisipasi masyarakat,  stakeholder untuk bersama-sama menyelesaikan masalah kesehatan dan lingkungan. Selain itu, melakukan pemetaan masalah, merumuskan solusi, serta mendorong aksi nyata di lapangan, seperti pengelolaan sampah, air bersih, sanitasi, hingga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),"pungkasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)