Details Foto


Upaya Penguatan Distribusi Pangan, Pemkot Pekalongan Dorong Kolaborasi Koperasi Kelurahan Merah Putih-Bulog

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-11-20 ]

Upaya Penguatan Distribusi Pangan, Pemkot Pekalongan Dorong Kolaborasi Koperasi Kelurahan Merah Putih-Bulog

Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan terus memperkuat strategi pengendalian harga pangan melalui pola kerja sama lintas sektor. Salah satu langkah terbaru yang tengah disiapkan adalah menyinkronkan peran Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dengan Bulog sebagai mitra distribusi sembako terjangkau di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati saat ditemui pada Gerakan Pangan Murah (GPM) Kelurahan Bendan Kergon, Rabu (19/11/2025) menyampaikan bahwa sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pangan murah secara berkelanjutan, tidak hanya mengandalkan kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), tetapi juga melalui kelembagaan ekonomi masyarakat yang aktif bergerak di tingkat kelurahan.

“Ke depannya kami dekatkan Bulog dengan kegiatan KKMP dalam rangka penyediaan atau penjualan sembako dengan harga yang terjangkau dan kualitas terjamin produksi dari Bulog,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran KKMP sebagai penyedia layanan ekonomi masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan distribusi pangan pokok dengan harga resmi pemerintah.

Lili mengungkapkan bahwa pola distribusi ini juga dirancang agar koperasi dapat memperoleh manfaat ekonomi sebagai modal keberlanjutan usaha.

“Kami akan menjualkan melalui koperasi, sehingga dari hasil itu bisa dimanfaatkan oleh KKMP Bendan Kergon untuk keberlanjutan usaha lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sinergi Bulog dan KKMP juga sejalan dengan arah kebijakan nasional Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan swasembada berbasis struktur ekonomi masyarakat.

"Ini sekaligus mendukung program Presiden dalam Asta Cita terkait swasembada dan ketahanan pangan, karena kebutuhan utama masyarakat Indonesia adalah pangan,” tuturnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap KKMP di seluruh kelurahan tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam, tetapi juga dapat berperan sebagai bagian penting rantai distribusi pangan yang stabil bagi masyarakat.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)