[ 2025-11-20 ]
13 Jemaah Umrah Ar-Rahmah Tour, Diberangkatkan Perdana Secara Mandiri pada Milad Muhammadiyah ke-113
Kota Pekalongan – Sebanyak 13 jemaah umrah diberangkatkan oleh Ar-Rahmah Tour Kota Pekalongan, yang untuk pertama kalinya melaksanakan pemberangkatan secara mandiri dengan skala rombongan. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekalongan, H.M. Hasan Bisri, yang juga memberikan doa serta pesan khusus kepada para jemaah. Pelepasan berlangsung di Masjid Darul Iman Kompleks Panti Asuhan Muhammadiyah Noyontaansari, Kota Pekalongan, Selasa (18/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Hasan Bisri menegaskan bahwa, pemberangkatan umrah kali ini menjadi momentum istimewa bertepatan dengan Milad Muhammadiyah ke-113 Tahun 2025. Ia menuturkan bahwa, jumlah jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 13 orang menjadi simbol keberkahan dan langkah awal bagi PDM dan Ar-Rahmah Tour untuk semakin memperluas layanan umrah dari Kota Pekalongan.
"Alhamdulillah, pada Milad Muhammadiyah yang ke-113 ini, kita memberangkatkan jemaah umrah sebanyak 13 orang dari Kota Pekalongan. Dan ini adalah jemaah perdana yang kita kirimkan secara mandiri, dan InsyaAllah semakin ke depan kita berharap bisa semakin banyak lagi,” ujar Hasan Bisri.
Hasan Bisri juga memberikan pesan yang sangat ditekankan kepada para jemaah sebelum menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia meminta seluruh peserta umrah untuk menjaga kekompakan dan mematuhi arahan pembimbing selama perjalanan.
“Pesan kami kepada jemaah adalah supaya tetap istiqamah dengan apa yang telah disampaikan oleh para pembimbing ketika manasik. Dan juga ketika nanti di sana selalu kompak dan di bawah bimbingan para pembimbing dari Ar-Rahmah Tour, supaya satu komando, tidak sendiri-sendiri. Insyaallah itu membawa kebaikan,” jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat perbedaan cuaca yang cukup signifikan antara Indonesia dan Arab Saudi.
"Yang tak kalah penting adalah selalu menjaga kesehatan. Yang sudah membawa vitamin, segera tetap diminum,” tambahnya.
Hasan Bisri memastikan bahwa, kondisi kesehatan seluruh jemaah dalam keadaan baik.
“Alhamdulillah, secara umum kesehatan jemaah sehat semuanya dan tidak ada yang membawa kursi roda. Kalau masalah tensi itu biasa, naik turun. Insyaallah secara umum semuanya sehat,” ujarnya.
Pengelola Ar-Rahmah Tour Kota Pekalongan, M. Tohirun, turut memberikan penjelasan mengenai sejarah pemberangkatan jemaah dari biro perjalanan tersebut. Ia menyebut bahwa, sebelumnya Ar-Rahmah Tour Pekalongan telah memberangkatkan jemaah, namun hanya satu hingga dua orang dalam satu kali keberangkatan.
Momen kali ini menjadi tonggak sejarah karena jumlah jemaah mencapai 13 orang, sehingga pihaknya mengajukan permohonan kepada Ar-Rahmah Tour Pusat untuk mengadakan manasik dan pemberangkatan mandiri dari Pekalongan.
“Setelah kami mendapatkan jemaah yang lebih banyak ini, kami mohon izin kepada Ar-Rahmah Pusat untuk mengadakan manasik mandiri dan juga pemberangkatan dari Pekalongan. Alhamdulillah semuanya disetujui, sehingga ini merupakan pemberangkatan perdana dari Kota Pekalongan yang jumlahnya relatif banyak, 13 orang,” terang Tohirun.
Menariknya, jumlah jemaah secara simbolis dianggap selaras dengan Milad Muhammadiyah ke-113. Tohirun menjelaskan bahwa, secara teknis jemaah Pekalongan tetap akan bergabung dengan rombongan dari Semarang. Namun, mereka mengadakan prosesi pelepasan khusus di Kota Pekalongan sebelum dijemput rombongan Semarang.
“Hanya saja kita mengadakan pelepasan sendiri di sini. Nanti rombongan dari Semarang mampir ke sini, kemudian dari sini kita bergabung, terus menuju ke Jakarta, ke hotel untuk transit satu malam,” paparnya.
Lanjutnya, para jemaah tercatat mengikuti program umrah reguler selama 9 hari dengan rincian 4 hari di Mekkah, 3 hari di Madinah, dan 2 hari perjalanan pulang dan pergi.
"Kami berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan membawa umrah yang mabrur,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)