[ 2025-11-17 ]
Dinparbudpora Gelar Lomba Tari Kreasi Daerah, Warnai Semarak Jambore Pemuda 2025
Kota Pekalongan – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan menggelar Lomba Tari Kreasi Daerah sebagai bagian dari rangkaian Jambore Pemuda 2025 yang berlangsung pada 10–13 November di Museum Batik Pekalongan. Kegiatan ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah.
Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinparbudpora Kota Pekalongan, Achmad Khoirun Najjah, menjelaskan bahwa, Jambore Pemuda tahun ini terdiri atas lima cabang lomba, yakni video bahasa Inggris, tari kreasi daerah, video Indonesia Pemuda, karya ilmiah, dan vokal solo pemuda.
“Untuk lomba tari di Museum Batik ini pesertanya ada sekitar 16 kelompok, sebagian besar dari kalangan pelajar. Temanya mengangkat budaya Jawa Tengah, khususnya yang berhubungan dengan Kota Pekalongan,” terangnya.
Achmad menambahkan, peserta lomba didominasi oleh perempuan karena penari laki-laki masih tergolong sedikit. Penilaian lomba meliputi penampilan, teknik gerak, serta pemahaman peserta terhadap esensi tarian yang dibawakan.
"Juara akan diambil untuk kategori putra dan putri, masing-masing juara 1, 2, dan 3. Penyerahan hadiah dijadwalkan pada Kamis (13/11/2025) saat penutupan Jambore Pemuda,” ujarnya.
Salah satu peserta, Asaqi dari SMK Negeri 1 Pekalongan, mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia membawakan tarian Baladewan dari Banyumas yang mengisahkan semangat dan kesatria tokoh Baladewa.
“Persiapannya cukup mepet, sekitar satu sampai dua minggu sebelum lomba. Tapi saya berusaha tampil maksimal meski sempat sedikit grogi,” ungkapnya.
Asaqi berharap, kegiatan seperti Jambore Pemuda bisa terus dilaksanakan secara rutin.
“Semoga bisa menjadi pengalaman berharga dan ajang untuk menyalurkan bakat generasi muda. Kalau bisa, kegiatan seperti ini ada setiap tahun di Kota Pekalongan,” tutupnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)