[ 2025-11-12 ]
Ziarah dan Tabur Bunga, Wali Kota Aaf: Jangan Nodai Perjuangan Para Pahlawan
Kota Pekalongan – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, Pemerintah Kota Pekalongan menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Prawira Reksa Negara, Senin (10/11/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, serta perwakilan berbagai unsur masyarakat.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, hadir langsung dalam prosesi ziarah dan tabur bunga di sejumlah pusara para pejuang Kota Pekalongan yang telah gugur membela tanah air sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan.
Wali Kota Aaf mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Ia menekankan bahwa, perjuangan mereka tidak hanya berhenti pada masa lalu, melainkan menjadi fondasi bagi kehidupan bangsa saat ini.
“Beliau-beliau yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan ini adalah orang-orang yang sangat berjasa, bukan hanya pada masa perjuangan, tapi manfaat dan hasil perjuangan mereka masih kita rasakan hingga sekarang,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan rasa syukur atas kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata. Ia juga menegaskan, agar masyarakat tidak menodai pengorbanan para pahlawan dengan tindakan yang bertentangan dengan nilai moral dan kebangsaan.
“Dengan alat sederhana seperti bambu runcing, para pahlawan berani melawan penjajah demi kemerdekaan. Kita sebagai generasi penerus harus malu jika sampai mencoreng perjuangan mereka dengan perilaku yang melanggar etika, hukum, dan norma kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Wali Kota Aaf juga menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat kebangsaan, dan cinta tanah air sejak dini kepada generasi muda. Ia berharap para pelajar, anggota paskibra, dan organisasi kepemudaan dapat menjadi contoh dalam menjaga keutuhan dan kehormatan bangsa melalui prestasi, disiplin, dan semangat gotong royong.
"Mudah-mudahan ke depan generasi muda kita bisa lebih baik lagi, tangguh menghadapi tantangan zaman, serta mampu mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan kontribusi nyata di bidangnya masing-masing,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian/Allem)