Details Foto


Ar-Rahmah Tour Pekalongan Siap Berangkatkan 13 Jemaah Umrah

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-11-10 ]

Ar-Rahmah Tour Pekalongan Siap Berangkatkan 13 Jemaah Umrah, Dua Kali Manasik Jadi Bekal Ibadah yang Syar’i

Kota Pekalongan — Menjelang keberangkatan rombongan umrah pada 18 November mendatang, Ar-Rahmah Tour Kota Pekalongan memastikan seluruh jemaah siap lahir dan batin melalui dua kali pelaksanaan manasik. Program ini menjadi wujud kesungguhan biro perjalanan yang berafiliasi dengan Muhammadiyah tersebut dalam membekali para calon tamu Allah dengan pemahaman ibadah yang sesuai tuntunan syariat.

Sebanyak 13 jemaah terdiri dari 11 jemaah asal Kota dan Kabupaten Pekalongan serta dua dari Semarang akan berangkat bersama rombongan Ar-Rahmah Tour untuk melaksanakan ibadah umrah selama sembilan hari. Keberangkatan ini sekaligus bertepatan dengan momentum Milad Muhammadiyah ke-113, menjadikannya perjalanan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan.

Menurut Usamah bin Said, Pembina LBHU Kota Pekalongan yang juga aktif dalam Ar-Rahmah Tour, dua kali manasik disiapkan bukan semata untuk melatih teknis ibadah, melainkan untuk memperdalam pemahaman fikih manasik umrah yang benar.

"Kami ingin jemaah benar-benar paham fikih manasik umrah, tahu tata caranya, dan tentu, lengkap secara administrasi serta legalitas sebagai jemaah resmi,” jelas Usamah usai memberikan pembekalan manasik umrah Ar-Rahmah Tour Cabang Pekalongan, berlangsung di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Putri Taruna Krapyak Kota Pekalongan, Sabtu (08/11/2025).

Ia menegaskan, seluruh pembinaan dan bimbingan ibadah di Ar-Rahmah Tour berlandaskan ajaran Islam yang bersumber dari Tarjih Muhammadiyah, agar pelaksanaan umrah berlangsung sesuai dengan tuntunan syar’i.

“Kami ingin memastikan ibadah mereka tidak hanya sah, tapi juga sesuai sunnah. Harapan kami, para jemaah pulang sebagai umrah mabrur dan mabrurah, menjadi pribadi yang lebih santun dalam berbicara, gemar beramal, dan membawa citra Islam yang ramah,” lanjutnya.

Sementara itu, M. Tohirun, pengelola Ar-Rahmah Tour Kota Pekalongan, menyampaikan bahwa, persiapan keberangkatan telah dilakukan dengan matang. Ia menjelaskan, dua kali manasik mencakup pembekalan teori dan praktik yang diadakan secara berurutan.

“Pada manasik pertama, jemaah kami beri pembekalan teori seputar syarat, rukun, wajib, dan sunah umrah. Lalu dilanjutkan manasik kedua berupa praktik langsung di miniatur Ka'bah, meliputi tawaf, sa’i, hingga tahallul,” terangnya.

Tohirun menambahkan, keberangkatan kali ini terasa istimewa karena bersamaan dengan momentum Milad Muhammadiyah.

“Kebetulan jumlah jemaah 13 orang, selaras dengan angka 113 tahun Milad Muhammadiyah. Ini kami maknai sebagai keberkahan dan semangat mempererat ukhuwah,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa, Ar-Rahmah Tour sendiri tergolong masih baru di Kota Pekalongan, namun sudah mendapatkan sambutan baik dari masyarakat.

“Sebetulnya Ar-Rahmah sudah lama ada di tingkat wilayah. Hanya saja di Kota Pekalongan baru dua tahun terakhir kami hadir. Alhamdulillah, mendapatkan dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan diberi surat tugas untuk mengelola di sini,” kata Tohirun.

Ia menyebut, rangkaian manasik kali ini juga menjadi yang pertama kali dilaksanakan secara mandiri oleh Ar-Rahmah Tour Kota Pekalongan, menandai langkah baru dalam kiprah mereka sebagai biro perjalanan umrah yang berkomitmen pada nilai-nilai dakwah dan pelayanan profesional.

Pihaknya berharap, para jemaah tidak hanya menikmati perjalanan spiritual, tetapi juga memperoleh pengalaman ibadah yang penuh hikmah. Usamah bin Said menutup dengan pesan penuh makna:

"Di Tanah Suci nanti, maksimalkan waktu untuk ibadah, raih sunah-sunah yang utama, dan bawa pulang perubahan diri yang nyata. Umrah bukan sekadar perjalanan, tapi proses penyucian jiwa menuju hamba yang lebih baik,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)