Details Foto


Dorong Inovasi Komunikasi Digital Bidang Kesehatan, Puluhan Nakes Ikuti Pelatihan Podcast

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-11-03 ]

Dorong Inovasi Komunikasi Digital Bidang Kesehatan, Puluhan Nakes Ikuti Pelatihan Podcast 

Kota Pekalongan – Dalam upaya memperkuat strategi komunikasi publik di era digital, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menggelar pelatihan podcast bagi tenaga kesehatan (nakes) pada tanggal 28–29 Oktober 2025, di UPT Puskes Jenggot. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari petugas promosi kesehatan puskesmas se-Kota Pekalongan serta perwakilan dari berbagai bidang di lingkungan Dinkes, seperti Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Pelayanan Kesehatan (Yankes), SDM Kesehatan (SDMK), dan lainnya.

Sun Koordinator Seksi Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Sri Setyaningsih mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memanfaatkan media podcast sebagai sarana edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan memiliki pemahaman dasar yang lebih luas tentang podcast dan potensinya dalam komunikasi kesehatan. Selain itu, peserta juga dilatih keterampilan teknis mulai dari perencanaan konten, proses rekaman, editing hingga distribusi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelatihan ini juga dirancang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan melalui audio, serta mendorong tenaga kesehatan agar mampu menciptakan konten kreatif, inovatif, dan berbasis bukti.

"Sekarang ini kita sudah berada di era digitalisasi. Karena itu, kami berharap melalui media podcast, komunikasi tentang kesehatan bisa menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan menjangkau masyarakat luas,” jelasnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung dalam membuat naskah podcast sesuai tema kesehatan, melakukan proses rekaman dan penyuntingan audio secara sederhana, hingga mempublikasikan hasilnya ke platform digital.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini para tenaga kesehatan tidak hanya sekadar merealisasikan kegiatan, tetapi benar-benar memahami konsep dan peran podcast sebagai media edukasi kesehatan yang efektif,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat, seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi digital.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)