[ 2025-10-28 ]
Pemerintah Kota Pekalongan Dorong Evaluasi Partisipatif Lewat Program Review
Kota Pekalongan — Dalam upaya meningkatkan efektivitas kebijakan publik serta memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Program Review.
Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi program pemerintah dari sudut pandang masyarakat. Kepala Bapperida, Andrianto, melalui Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Sevina Mahardini saat ditemui pada kegiatan visitasi di Sanggar Kegiatan Belajar, Senin (27/10/2025) menjelaskan bahwa Program Review menjadi wadah bagi masyarakat untuk ikut menilai jalannya program, terutama dalam aspek kemanfaatan dan relevansinya terhadap kebutuhan warga.
"Hari ini kami dari Bapperida menyelenggarakan salah satu rangkaian dari kegiatan Program Review. Program ini dilakukan untuk meninjau dan mengevaluasi pelaksanaan program dari perspektif masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, tim evaluator yang terdiri dari unsur media massa, pemerhati pendidikan, serta perwakilan dari pemerintah daerah lain melakukan visitasi lapangan. Mereka melihat secara langsung pelaksanaan program yang sedang berjalan dan berinteraksi dengan pelaksana di lapangan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh.
"Tujuannya agar para evaluator dapat memahami kondisi riil di lapangan. Besok merupakan acara puncak, di mana tim akan melakukan dialog dan tanya jawab dengan kami di Bapperida serta dengan Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan program SKB. Dari situ, diharapkan muncul masukan konstruktif untuk perbaikan program,” jelasnya.
Kegiatan visitasi ini juga diikuti oleh tim pengembang aplikasi Swarga, yang menjadi alat bantu utama dalam pelaksanaan evaluasi. Melalui aplikasi ini, seluruh data dan hasil penilaian akan terdokumentasi dengan baik sehingga proses review menjadi lebih objektif dan transparan.
“Kehadiran tim pengembang Swarga diharapkan dapat membantu mereka memahami konteks pelaksanaan di lapangan, agar ke depan aplikasi tersebut semakin relevan dengan kebutuhan evaluasi daerah,” tambahnya.
Sebagai kelanjutan, besok kegiatan Program Review akan dipusatkan di ruang Buketan, Kantor Sekretariat Daerah dengan fokus pada dua program prioritas, yaitu Program Tuntas (penanganan anak tidak sekolah) dan Program SKB. Kedua program tersebut akan dinilai langsung oleh 30 warga penilai yang dipilih secara acak dari masyarakat. Para warga ini akan memberikan pandangan dan rekomendasi apakah program perlu dilanjutkan, diperbaiki, atau dihentikan.
"Kami ingin masyarakat menjadi bagian langsung dalam menentukan arah kebijakan. Hasil penilaian warga ini akan menjadi rekomendasi penting bagi Pemerintah Kota Pekalongan dalam merumuskan kebijakan lanjutan,” ujarnya.
Melalui Program Review ini, Bapperida Kota Pekalongan menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi tata kelola pemerintahan yang berbasis partisipasi publik. Dengan membuka ruang dialog dan evaluasi bersama masyarakat, diharapkan setiap program pemerintah dapat semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Pekalongan.
Selain melakukan visitasi pembelajaran inklusi SKB Kota Pekalongan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Pekalongan Selatan, tim evaluator juga mengunjungi pembelajaran di gedung SKB Kota Pekalongan dan layanan ULD Lakondik Dinas Pendidikan.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)