Details Foto


Rutan Pekalongan Panen 100 Ekor Ikan Nila

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-10-27 ]

Rutan Pekalongan Panen 100 Ekor Ikan Nila, Wujud Pembinaan Produktif Warga Binaan

Kota Pekalongan — Rutan Kelas IIA Pekalongan terus berupaya dalam menghadirkan pembinaan produktif bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kali ini, Rutan Pekalongan memanen hasil budidaya ikan nila sebanyak 100 ekor dari kolam perikanan yang dikelola di area dalam rutan setempat, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, didampingi Kasubsi Bimbingan Kegiatan, Eko Kurniawan, serta diikuti oleh warga binaan yang tergabung dalam program pelatihan budidaya perikanan air tawar.

Menurut Karutan Nanang, panen ini menjadi salah satu bentuk nyata hasil kerja keras dan ketekunan para WBP dalam mengembangkan keterampilan selama menjalani masa pembinaan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kedisiplinan warga binaan yang telah serius mengikuti program tersebut.

"Kegiatan budidaya ikan air tawar ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ketahanan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat setelah bebas nanti,"terangnya.

Diungkapkan Karutan Nanang, budidaya ikan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran agar warga binaan memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan setelah bebas nanti.

"Kami ingin mereka pulang dan bebas nanti membawa kemampuan yang bermanfaat dan siap hidup mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil panen ikan nila tersebut dimanfaatkan secara optimal. Sebagian hasil panen digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur Rutan sebagai sumber protein bagi warga binaan, sedangkan sebagian lainnya dijual kepada masyarakat sekitar.

"Hasil penjualan kemudian akan digunakan untuk mendukung keberlanjutan program pembinaan dan kegiatan produktif lainnya,"katanya.

Kasubsi Bimbingan Kegiatan, Eko Kurniawan, menambahkan bahwa, kegiatan perikanan ini dijalankan dengan sistem sederhana namun efisien. Warga binaan dilibatkan secara penuh mulai dari pembuatan kolam, pemberian pakan, pemeliharaan air, hingga masa panen. Menurutnya, keterlibatan langsung warga binaan membuat mereka lebih memahami proses budidaya ikan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kerja sama tim.

"Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai kerja keras, kemandirian, dan tanggung jawab. Selain itu, warga binaan juga mendapatkan pengetahuan praktis yang bisa menjadi peluang usaha setelah bebas nanti,” terang Eko.

Eko membeberkan, program budidaya perikanan air tawar ini merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menimipas yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan.

Melalui program ini, ia menegaskan Rutan Pekalongan terus berinovasi menghadirkan kegiatan produktif yang tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.


"Dengan hasil panen yang terus meningkat dan antusiasme warga binaan yang tinggi, kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh positif dalam mendukung misi pemasyarakatan yang lebih humanis dan berdaya guna,"pungkasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)