Details Foto


Green Champion RSUD Bendan Siap Jadi Pelopor Rumah Sakit Ramah Lingkungan di Kota Pekalongan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-10-27 ]

Green Champion RSUD Bendan Siap Jadi Pelopor Rumah Sakit Ramah Lingkungan di Kota Pekalongan

Kota Pekalongan – RSUD Bendan Kota Pekalongan terus berkomitmen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan Implementasi Manajemen Energi dan Peran Green Champion dalam Mendukung Efisiensi dan Konservasi Energi yang digelar di Aula RSUD Bendan, Jumat (24/10/2025), jajaran manajemen rumah sakit memberikan pembekalan kepada para Green Champion sebagai motor penggerak menuju penerapan konsep Green Hospital.

Direktur Umum RSUD Bendan Pekalongan, dr. Dwi Heri Wibawa, menjelaskan bahwa, pembekalan ini diikuti oleh perwakilan dari setiap ruangan, instalasi, dan unit di lingkungan rumah sakit. Mereka nantinya akan menjadi agen perubahan yang menularkan semangat dan praktik pengelolaan energi serta lingkungan yang lebih efisien dan berkelanjutan kepada rekan kerja di masing-masing bidang.

"Pada siang ini, kami dari RSUD Bendan mengadakan pembekalan untuk para Green Champion. Pesertanya adalah perwakilan dari masing-masing ruangan atau unit. Harapannya, mereka bisa menularkan semangat efisiensi energi dan kepedulian lingkungan kepada teman-teman lainnya. Intinya, kegiatan ini tentang bagaimana kita mengelola energi dan lingkungan RSUD Bendan menuju Green Hospital,” tutur dr. Dwi Heri.

Ia menambahkan, Pemerintah Pusat kini menaruh perhatian besar terhadap transformasi rumah sakit di Indonesia agar tidak hanya berorientasi pada pelayanan medis, tetapi juga tangguh dalam aspek lingkungan. Rumah sakit dituntut mampu mengelola limbah medis maupun nonmedis secara bertanggung jawab serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.

“Dari Pemerintah Pusat sudah diharapkan bahwa setiap rumah sakit menerapkan Green Hospital. Di antaranya, bagaimana kita mengelola limbah medis dan non-medis sesuai peraturan yang berlaku. Siang ini, kita memberikan pembekalan dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu dari DLH Kota Pekalongan dan Dinas ESDM Wilayah Serayu Utara. Semoga kegiatan ini memberikan bekal yang baik bagi para Green Champion untuk memperkuat langkah RSUD Bendan menjadi Green Hospital,” jelasnya.

dr. Dwi Heri mengungkapkan bahwa, RSUD Bendan sebenarnya telah memulai langkah-langkah menuju rumah sakit ramah lingkungan sejak beberapa tahun terakhir. Sejumlah program pengelolaan limbah dan efisiensi energi telah berjalan dengan cukup baik.

Untuk pengelolaan limbah medis, RSUD Bendan telah bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki izin pengolahan limbah berbahaya dan beracun (B3). Sedangkan untuk limbah non-medis, rumah sakit melakukan pemilahan sejak dari sumber dan mengubah sebagian sampah organik menjadi kompos di lahan belakang rumah sakit.

“Alhamdulillah, kita sudah berproses agak lama. Untuk limbah medis, kita sudah bekerja sama dengan pihak ketiga. Sedangkan limbah non-medis, sebagian sampah organik sudah dijadikan kompos. Bahkan sisa-sisa makanan pasien yang tidak habis kita manfaatkan untuk peternak lokal. Jadi, mereka bisa memanfaatkan sisa sayuran atau nasi untuk pakan ternak,” terang dr. Dwi.

Selain itu, RSUD Bendan juga memiliki program unik bernama Sedekah Sampah, yang dilaksanakan setiap Rabu pada minggu pertama dan ketiga. Dalam kegiatan ini, pegawai rumah sakit diajak untuk membawa sampah anorganik seperti kertas, kardus, botol plastik, atau kaleng bekas untuk disumbangkan ke Bank Sampah Kota Pekalongan.

“Kita juga punya program Sedekah Sampah. Setiap Rabu minggu pertama dan ketiga, teman-teman pegawai bisa membawa sampah anorganik seperti kertas, kardus, botol, atau plastik untuk disedekahkan. Program ini kita jalankan bekerja sama dengan Bank Sampah Kota Pekalongan,” imbuhnya.

Melalui pembekalan yang diberikan oleh narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas ESDM, RSUD Bendan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil kegiatan dengan langkah nyata. Evaluasi dan peningkatan dari program yang sudah berjalan akan terus dilakukan agar sesuai dengan standar Green Hospital yang ditetapkan pemerintah.

"Setelah pembekalan ini, tentu akan ada tindak lanjut. Kita akan evaluasi apa yang sudah dilakukan dan apa yang perlu ditingkatkan. Semoga langkah-langkah kecil yang kita lakukan ini bisa membawa dampak besar bagi lingkungan dan menjadi contoh bagi rumah sakit lain di Kota Pekalongan,” ujar dr. Dwi Heri optimistis.

Melalui semangat Green Champion yang kini tertanam di seluruh lini, ia berharap, RSUD Bendan Pekalongan dapat menjadi pelopor rumah sakit ramah lingkungan pertama di Kota Pekalongan. Upaya ini tidak hanya mendukung efisiensi energi dan pengelolaan limbah, tetapi juga menciptakan suasana kerja dan pelayanan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

"Dengan konsistensi dan kolaborasi lintas instansi, kami yakin RSUD Bendan akan menjadi inspirasi bagi seluruh rumah sakit di Indonesia untuk bersama-sama menjaga bumi, mulai dari lingkungan pelayanan kesehatan,"tukasnya.

 

(Tim Liputan Kominfo/Dian)