[ 2025-10-21 ]
Inggit Tegaskan PKK Kota Pekalongan Siap Jadi Pelopor Gerakan Lingkungan Sehat dan Keluarga Tangguh
Kota Pekalongan — Semangat gotong royong dan inovasi warga Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kota Pekalongan, menjadi sorotan dalam kegiatan Penilaian Lomba Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana serta Pengelolaan Sampah yang digelar pada Selasa, (21/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TP PKK Kota Pekalongan dalam mendorong kesadaran lingkungan dan ketahanan keluarga melalui aksi nyata di tingkat kelurahan.
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat warga Kuripan Yosorejo, khususnya ibu-ibu PKK RW 10 yang telah aktif mengelola sampah organik dan anorganik secara kreatif.
“Saya sangat bangga karena pengelolaan sampah di sini sudah berjalan baik. Sampah organik diolah menjadi pupuk cair, sementara sampah anorganik dimanfaatkan menjadi berbagai produk kreatif, seperti kompos dan souvenir dari gelas plastik bekas,” ungkap Inggit.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kreativitas ibu-ibu PKK dalam mengubah bahan tak terpakai menjadi produk bernilai jual sangat luar biasa. Ini bisa menjadi inspirasi bagi kelurahan lain,” tambahnya.
Lurah Kuripan Yosorejo, Mahfud, turut menjelaskan bahwa pihak kelurahan bersama Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan PKK telah melakukan edukasi langsung ke tingkat RW dan RT.
“Kami memberikan penyuluhan saat arisan, posyandu, dan pertemuan PKK, termasuk kegiatan silaturahmi yang melibatkan ketua RW dan RT. Tujuannya agar masyarakat memahami pentingnya pengelolaan sampah dari hulu, yaitu dari rumah tangga,” jelas Mahfud.
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa RW telah mulai merintis kegiatan hidroponik secara mandiri, yang didukung oleh penyuluh pertanian. Selain itu, pengelolaan sampah juga dimaksimalkan melalui TPS 3R sebagai solusi bagi RW yang memiliki keterbatasan lahan.
Kegiatan penilaian ini diharapkan dapat mendorong semangat warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan, serta memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak perubahan di masyarakat.
(Tim Liputan Pemerintah Kota Pekalongan / Maul)