[ 2025-10-21 ]
Kauman Batik Art Fest 2025 Resmi Dibuka, Upaya Kolaborasi Tradisi dan Inovasi
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan secara resmi membuka Kauman Batik Art Fest 2025 pada Jumat malam (17/10/2025) di kawasan Kampung Batik Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur. Festival yang mengusung tema “Merawat Tradisi Merangkai Kreasi” ini menjadi ajang penting dalam pelestarian budaya batik sekaligus wadah ekspresi bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Setda Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, hadir mewakili Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid untuk membuka acara tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, SBS, sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Kauman, para pengrajin, dan seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga konsistensi penyelenggaraan festival ini dari tahun ke tahun.
“Festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan simbol hidupnya denyut budaya di Kota Pekalongan. Di sini kita melihat semangat masyarakat yang terus menumbuhkan kebanggaan terhadap batik, sekaligus membuka ruang baru bagi lahirnya inovasi dan kreasi generasi muda,” tutur SBS.
Ia menambahkan, Kauman Batik Art Fest menjadi bukti bahwa tradisi dan kemajuan bisa berjalan beriringan. Menurutnya, pelestarian budaya batik tidak hanya berhenti pada proses membatik secara konvensional, tetapi juga mencakup pengembangan ide, desain, dan pemanfaatan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Lebih dari sekadar pameran batik, festival ini menampilkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pengrajin, seniman, pelaku UMKM, akademisi, dan media. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem batik di Kota Pekalongan dan menjadikan kawasan Kauman sebagai laboratorium kreatif yang memadukan inovasi dan tradisi dalam satu ruang dinamis yang berkelanjutan.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif di Pekalongan selalu berbasis pada kearifan lokal. Batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga sumber ekonomi dan kebanggaan masyarakat. Pemerintah Kota akan terus hadir memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, promosi, serta fasilitasi bagi para pelaku industri kreatif agar terus berkembang,” terangnya.
SBS menyebut, festival tahunan ini menampilkan berbagai kegiatan menarik seperti pameran karya batik tulis dan cap khas Kauman, lomba desain batik, pentas seni tradisional, fashion show batik, workshop membatik bagi pelajar, hingga bazar UMKM. Suasana kawasan Kauman yang dihiasi lampu-lampu artistik dan mural batik menambah semarak penyelenggaraan festival, yang selalu dinanti masyarakat setiap tahunnya.
Melalui penyelenggaraan Kauman Batik Art Fest 2025, kata SBS, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mencintai dan menggunakan batik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Pekalongan terus berkomitmen menghidupkan semangat “Kota Kreatif Dunia untuk Batik” yang telah diakui UNESCO.
“Festival ini adalah cermin semangat gotong royong dan kecintaan warga terhadap budayanya sendiri. Selama masyarakat dan pemerintah terus bersinergi, batik Pekalongan akan selalu menjadi sumber inspirasi dan identitas kebanggaan bangsa,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)