Details Foto


Pemilu Raya SMP Salafiyah Hadir Lebih Meriah Lewat Pentas Seni dan Market Day

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-10-14 ]

Pemilu Raya SMP Salafiyah Hadir Lebih Meriah Lewat Pentas Seni dan Market Day 

Kota Pekalongan - SMP Salafiyah sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pemilihan Ketua OSIS tahun ini dengan konsep yang lebih semarak dan edukatif. Tidak hanya menghadirkan pesta demokrasi melalui pemilu raya, sekolah juga menggabungkannya dengan market day dan pentas seni yang melibatkan seluruh siswa.

Kepala SMP Salafiyah, Qurrotul Aini saat ditemui pada kegiatan tersebut, Minggu (12/10/2025), menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan dari mulai penjaringan kandidat, sosialisasi, kampanye, dan puncaknya adalah pemilu raya.

Ia menuturkan tujuan utama penyelenggaraan pemilihan ini adalah memberikan pengalaman demokrasi yang nyata kepada para siswa. “Tujuannya pesta demokrasi anak adalah mereka bisa belajar menyuarakan hak masing-masing terkait calon kandidat yang mereka kenal. Kita mengarahkan bahwa ini adalah bagian dari belajar, maka pilihlah teman kalian yang dapat dijadikan teladan untuk diri sendiri,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa proses ini menjadi bekal penting bagi para siswa ketika kelak memasuki usia pemilih.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pemilu raya tahun ini dikemas lebih meriah dengan adanya market day dan pentas seni. Qurrotul mengungkapkan bahwa penggabungan ini bertujuan memberikan pengalaman yang lebih luas kepada siswa. “Market day dan pentas seni jadi lebih semarak, tujuannya tidak hanya pemilu raya tetapi mereka menunggu ada yang bisa dinikmati. Ini adalah sebuah kolaborasi yang bagus, dapat belajar demokrasi dan anak juga mengeksplor bakat dari sisi wirausaha dan mengeksplor tampilan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menyalurkan hak suara, tetapi juga dapat menyaksikan penampilan teman-temannya sekaligus menikmati hasil dagangan mereka. 

Salah satu inovasi yang dihadirkan dalam penyelenggaraan pemilu kali ini adalah penggunaan tablet sebagai alat pemungutan suara. Hal tersebut dinilai sebagai langkah maju dalam penerapan teknologi di lingkungan sekolah. “Pemilihan menggunakan tablet satu hal yang baru. Biasanya kami menggunakan kotak suara untuk mempercepat perhitungan, memanfaatkan digitalisasi,” jelasnya.

Lewat rangkaian kegiatan ini, pihaknya berharap para siswa memperoleh manfaat yang menyeluruh, baik dari sisi karakter, keberanian, maupun keterampilan kewirausahaan. “Harapannya mereka punya tambahan wawasan terkait hak suara, semakin percaya diri, bakat wirausaha bagian dari pembelajaran,” tukasnya.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)