[ 2025-10-09 ]
TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 Resmi Dimulai, Wujud Sinergi TNI dan Pemkot untuk Pemerataan Pembangunan
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bersama jajaran TNI Kodim 0710/Pekalongan kembali melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025, yang kali ini menyasar lokasi di RT 02 RW 02 Jalan Sehati Wali, Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur. Program terpadu lintas sektoral ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan wilayah.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya kembali program TMMD yang telah terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kali ini kembali digulirkan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang menyasar pekerjaan fisik dan nonfisik di wilayah Kelurahan Setono. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI Kodim 0710/Pekalongan yang telah rutin menggalakkan kegiatan ini untuk membantu Pemkot Pekalongan dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan wilayah,” ungkap Wawalkot Balgis usai membuka kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Lapangan Setono, Kota Pekalongan, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, keberadaan program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, namun juga menjadi wadah penting dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Program ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan, membuka akses ekonomi baru, serta memperbaiki sarana dan prasarana publik bagi warga.
"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga untuk membuka aksesibilitas yang lebih baik, memperbaiki sarana prasarana umum, serta mendukung penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah yang masih tertinggal dari segi pembangunan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Wawalkot Balgis berharap, program TMMD dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
“Melalui TMMD, kita ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan, cinta tanah air, dan kepedulian sosial. Dengan partisipasi aktif masyarakat, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya, saya yakin program ini akan berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pekalongan,” tegasnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, menjelaskan bahwa, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 dilaksanakan selama satu bulan penuh, mulai 8 Oktober hingga 7 November 2025.
“Program TMMD ini dikerjakan bersama antara TNI, Polri, instansi pemerintah, dan masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan infrastruktur sekaligus memperkuat ketahanan wilayah,” terang Dandim Garry.
Untuk sasaran fisik, TMMD kali ini memfokuskan pada pengecoran jalan sepanjang 244,5 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,25–0,48 meter. Sementara itu, sasaran nonfisik meliputi berbagai kegiatan penyuluhan dan pembinaan masyarakat, antara lain Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Bahaya Judi Online, Kenakalan Remaja, Pengelolaan Sampah, Pencegahan Bencana Kebakaran, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
"Kegiatan nonfisik tersebut diharapkan dapat membentuk karakter masyarakat yang lebih disiplin, sadar hukum, dan peduli terhadap lingkungan sekitar,"tuturnya.
Lanjutnya, melalui kegiatan ini, TNI dan pemerintah daerah menargetkan sejumlah manfaat konkret bagi masyarakat, di antaranya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kelancaran arus barang dan jasa, memperlancar arus lalu lintas di kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau kendaraan, mendorong semangat masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan desanya, meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial.
Program TMMD ini didukung oleh anggaran dari Pemerintah Kota Pekalongan sebesar Rp128.457.000 dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp153.500.000, dengan total anggaran mencapai Rp281.957.000.
Setelah pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi sasaran fisik TMMD oleh jajaran Forkopimda, Dandim, dan perwakilan Pemkot Pekalongan.
“Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah-tengah kita. Semangat inilah yang akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di masa depan,” pungkas Dandim Garry.
(Tim Liputan Kominfo/Dian/Allem)