[ 2025-10-06 ]
Rutan Kelas IIA Pekalongan Bentuk Karakter Positif WBP Lewat Kegiatan Pramuka
Kota Pekalongan – Sebagai upaya membentuk karakter positif dan meningkatkan kedisiplinan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rutan Kelas IIA Pekalongan kembali menyelenggarakan kegiatan latihan Pramuka di lapangan dalam kompleks Rutan, Jumat (3/10/2025). Sebanyak 54 WBP antusias mengikuti kegiatan ini yang menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian.
Latihan kali ini menghadirkan Kak Siti Zahrul Kautsar dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekalongan sebagai instruktur utama, didampingi Tri Heru Santosa, Pengelola Pembinaan Kepribadian Rutan Pekalongan. Para peserta mendapatkan materi Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB), yang menjadi dasar pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan.
Kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Anang Saefulloh. Anang menegaskan bahwa, latihan Pramuka menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan pembentukan mental positif bagi warga binaan.
"Melalui latihan Pramuka, WBP diajak belajar disiplin, tanggung jawab, serta mengasah kebersamaan. Semua ini sangat bermanfaat sebagai bekal mereka untuk kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ungkap Anang.
Ia menambahkan, kegiatan Pramuka menjadi sarana pembinaan non-formal yang dapat menumbuhkan semangat kemandirian dan kerja sama antarsesama warga binaan.
"Selain LKBB, dalam kesempatan mendatang, peserta juga akan mendapatkan berbagai materi lain seperti kepemimpinan, keterampilan hidup, hingga kegiatan kepramukaan berbasis karakter,"terangnya.
Instruktur Pramuka dari Kwarcab Kota Pekalongan, Kak Siti Zahrul Kautsar, turut memberikan apresiasi atas semangat para warga binaan yang mengikuti latihan dengan antusias dan disiplin tinggi.
“Saya melihat semangat mereka luar biasa. Meski berada di dalam rutan, jiwa kepramukaan tetap bisa tumbuh. Nilai-nilai seperti disiplin, gotong royong, dan cinta tanah air tetap dapat ditanamkan di mana pun, termasuk di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Sementara itu, Tri Heru Santosa menambahkan bahwa, kegiatan Pramuka ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Rutan Pekalongan dan Kwarcab Kota Pekalongan dalam membina mental dan karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat secara positif.
"Kegiatan kepramukaan di Rutan Pekalongan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan kepribadian," papar Heru.
Menurutnya, Program ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yaitu memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan WBP agar mampu berperan aktif dan konstruktif setelah menjalani masa hukuman.
Dengan kegiatan seperti ini, dirinya berharap para WBP tidak hanya memperoleh keterampilan dasar kedisiplinan, tetapi juga menanamkan semangat nasionalisme dan kepedulian sosial.
"Pramuka menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa, membentuk pribadi tangguh, dan memperkuat tekad untuk hidup lebih baik di masa depan,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)