[ 2025-10-04 ]
Permudah Transaksi, Bank Pekalongan dan Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan ATM Desain Khusus
Kota Pekalongan – PT BPR Bank Pekalongan terus menghadirkan inovasi layanan keuangan yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Terbaru, Bank Pekalongan bekerja sama dengan Bank Danamon Syariah untuk menerbitkan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan desain khusus, menampilkan logo kedua bank. Layanan ini baru dikhususkan untuk para tenaga kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, yang selama ini menerima penggajian melalui Bank Pekalongan.
Direktur Utama PT BPR Bank Pekalongan, Agus Djunaedi, menjelaskan bahwa, kehadiran layanan ATM ini dilatarbelakangi dari kebutuhan nyata nasabah. Sejak Bank Pekalongan dipercaya menjadi bank penyalur penggajian tenaga kegiatan Pemkot, banyak keluhan terkait keterbatasan waktu penarikan gaji.
“Sebagian tenaga kegiatan Pemkot ingin tidak antre atau bisa menarik gajinya kapan saja, termasuk di hari libur atau weekend. Sedangkan jam operasional kami terbatas, yakni hari kerja hanya sampai pukul 14.30 WIB, Sabtu hanya sampai pukul 11.00 WIB dan Minggu libur. Untuk menjawab keluhan itu, kami hadirkan kartu ATM hasil kerja sama dengan Bank Danamon Syariah,” terang Agus saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (3/10/2025).
Menurutnya, sebelumnya, Bank Pekalongan telah lama menjalin kerja sama dengan Bank Danamon Syariah dalam hal Virtual Account (VA). Namun, penerbitan kartu ATM desain khusus ini merupakan pengembangan layanan baru yang lebih konkret dalam menjawab kebutuhan transaksi harian nasabah.
Melalui kartu ATM ini, tenaga kegiatan Pemkot Pekalongan bisa menikmati fasilitas tarik tunai di seluruh jaringan ATM serta gratis transfer ke semua bank sebanyak 10 kali per bulan. Agus menilai fasilitas ini akan memberikan kenyamanan ekstra, terutama bagi tenaga kegiatan yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengakses gaji.
“Ini adalah langkah maju. Dengan kartu ATM ini, nasabah bisa tarik tunai di seluruh ATM tanpa harus menunggu kantor buka. Layanan transfer gratis juga akan sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Program penerbitan kartu ATM sudah dimulai pada 17 September 2025 dengan sasaran tahap awal sebanyak 110 nasabah. Khususnya, tenaga kegiatan yang bertugas di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pekalongan. Dalam waktu singkat, jumlah pengguna bertambah menjadi sekitar 150 orang.
Target terdekat, menurut Agus, adalah seluruh tenaga kegiatan Pemkot Pekalongan dapat menggunakan layanan ini. Namun, ada prosedur yang harus dipenuhi terlebih dahulu, yakni pembukaan rekening di Bank Danamon Syariah untuk mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM.
“Tidak serta-merta setiap nasabah Bank Pekalongan otomatis menjadi nasabah Bank Danamon Syariah. Program ini kami fokuskan terlebih dahulu untuk tenaga kegiatan Pemkot yang setiap bulan menerima gaji melalui Bank Pekalongan, baik di kantor pusat maupun kantor kas,” tegasnya.
Agus menambahkan, meskipun gerai ATM khusus Bank Pekalongan belum tersedia, nasabah tetap bisa menggunakan kartu ini di seluruh jaringan ATM bank lain. Sementara itu, proses pengajuan ATM dibuat sederhana dan transparan.
Beberapa syarat yang perlu dipenuhi antara lain sudah terdaftar sebagai tenaga kegiatan di Pemkot Pekalongan, mengisi formulir pendaftaran melalui Google Form yang disediakan. Pihak Bank Pekalongan bersama Bank Danamon Syariah akan melakukan verifikasi data, penerbitan kartu ATM dilakukan setelah data dinyatakan lengkap.
“Kami ingin semua prosesnya mudah dan jelas. Cukup mengisi formulir secara online, kemudian akan kami cek dan proses bersama Bank Danamon Syariah. Setelah itu, kartu ATM siap digunakan,” jelas Agus.
Agus menegaskan, kerja sama ini bukan hanya tentang memperluas layanan penggajian, melainkan juga bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan di Kota Pekalongan. Dengan akses yang lebih fleksibel, tenaga kegiatan Pemkot diharapkan bisa mengelola keuangan lebih baik tanpa terikat keterbatasan jam layanan bank.
“Harapan kami, layanan ATM ini menjadi solusi nyata bagi para tenaga kegiatan. Ini juga menjadi komitmen Bank Pekalongan dalam memberikan layanan perbankan yang inklusif, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat di era digital,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)