[ 2025-09-29 ]
Wali Kota Aaf Motivasi Atlet Catur Kota Pekalongan Jelang Pra Porprov 2025
Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Wali Kota Aaf memberikan arahan, semangat, sekaligus motivasi kepada para atlet catur dan jajaran pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pekalongan di Rumah Dinas Wali Kota Pekalongan (Guest House), Jalan Bahagia, Kamis sore (25/9/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting jelang perhelatan Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Jawa Tengah 2025, di mana Kota Pekalongan menjadi tuan rumah cabang olahraga catur.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Aaf menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kesiapan Percasi Kota Pekalongan yang mengirimkan 12 atlet terbaik untuk berlaga di Pra Porprov selama tiga hari, 26–28 September 2025, yang dipusatkan di Ballroom Hotel Indonesia Kota Pekalongan.
“Alhamdulillah, besok kegiatan Pra Porprov untuk cabor catur sudah mulai dilaksanakan. Kota Pekalongan mengirimkan 12 atlet catur terbaik yang siap bertanding. Semoga seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar,” ujar Aaf.
Wali Kota Aaf menekankan bahwa, target yang realistis menjadi kunci bagi para atlet untuk bisa berproses dengan baik. Menurutnya, capaian lolos ke Porprov sudah menjadi prestasi tersendiri yang patut diapresiasi.
“Saya tidak menargetkan muluk-muluk, yang terpenting kita bisa lolos ke Porprov. Setelah itu baru kita evaluasi lagi. Prestasi mendapatkan medali di Porprov saja sudah sangat bagus. Ke depan, Saya melihat potensi besar para atlet kita justru di Dulongmas 2028 dan Porprov 2030,” tuturnya.
Ia juga meminta jajaran pengurus Percasi Kota Pekalongan untuk memetakan kekuatan lawan dari daerah lain agar strategi pembinaan semakin matang.
“Jangan hanya menargetkan, tapi tidak tahu kekuatan lawan seperti apa. Saya yakin, dengan pembinaan yang konsisten, para atlet catur kita bisa berprestasi lebih tinggi di masa mendatang,” imbuhnya.
Tak lupa, Wali Kota Aaf memberikan pesan kepada para atlet agar menjaga pola makan, pola tidur, dan konsentrasi supaya kondisi fisik maupun mental tetap prima saat berlaga.
Sementara itu, Ketua Percasi Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha, mengungkapkan bahwa, persiapan menuju Pra Porprov sudah dilakukan sejak awal Agustus melalui seleksi terbuka. Dari hasil seleksi tersebut, terpilihlah 12 atlet yang terdiri dari 6 atlet putra dan 6 atlet putri, termasuk 5 atlet junior (2 putra dan 3 putri).
“Alhamdulillah, komponen kita lengkap semua. Para atlet juga sudah dicek kesehatannya secara rutin dan semuanya dalam kondisi prima, siap bertanding, dan akan kami optimalkan,” jelas Rangga.
Rangga menambahkan, para atlet menjalani latihan rutin dua kali dalam seminggu, setiap Jumat dan Minggu. Menariknya, pada sesi latihan Minggu, mereka mendapat bimbingan langsung dari pecatur Indonesia yang sudah mendapat gelar Master Internasional, Awam Wahono atau akrab disapa Woh Wahono, yang berkenan melatih secara sukarela.
“Ini menjadi motivasi luar biasa bagi para atlet. Kami tidak hanya menargetkan hasil jangka pendek, tetapi juga membangun regenerasi atlet untuk masa depan. Menurut kami, lolos ke Porprov sudah menjadi capaian yang luar biasa. Justru kalau terlalu menekankan juara, dikhawatirkan akan menekan mental atlet,” paparnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah kota, kepengurusan Percasi, pelatih, serta semangat juang para atlet, diharapkan Kota Pekalongan dapat menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pra Porprov 2025.
“Target jangka panjang tetap kami siapkan. Kami optimis para atlet bisa berkembang, apalagi dengan pengalaman bertanding di level tinggi seperti Pra Porprov ini,” pungkas Rangga.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)