Details Foto


Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Ikhlas Pekalongan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-09-26 ]

Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Ikhlas Pekalongan

Kota Pekalongan – Ribuan jamaah memadati Masjid Al Ikhlas Jetayu dalam rangka menghadiri pengajian umum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, Kamis
(25/9/2025). Momentum ini tidak hanya menjadi ajang mempererat ukhuwah islamiyah, tetapi juga sebagai sarana meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

Pengajian akbar ini turut dihadiri oleh Wali Kota Pekalongan, H.A Afzan Arslan Djunaid, beserta Wakil Wali Kota, Hj Balgis Diab. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menambah semarak suasana, sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Adapun tausiyah disampaikan oleh KH Muhammad Faruq, ulama asal Kediri yang dikenal luas dengan ceramahnya yang sejuk dan menyejukkan hati jamaah.

Wali Kota Pekalongan, yang akrab disapa Mas Aaf mengapresiasi inisiatif Masjid Al Ikhlas Jetayu yang rutin menyelenggarakan pengajian setiap Kamis pagi. Menurutnya, momentum peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat iman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Pengajian ini bukan hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

Wali Kota Aaf juga menilai, keistiqamahan Masjid Al Ikhlas dalam menghadirkan kajian, khususnya yang diikuti banyak kaum ibu, patut diapresiasi. Bahkan, setiap pelaksanaan pengajian, masjid ini juga turut membagikan sembako berupa beras kepada warga sekitar. Hal ini mencerminkan nilai kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat ajaran Islam.

"Pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Ikhlas ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa masyarakat Kota Pekalongan memiliki semangat religius yang tinggi. Kehadiran ribuan jamaah memberikan arti bahwa nilai-nilai keislaman tetap menjadi pijakan utama dalam kehidupan sosial masyarakat,"tegasnya.

Sementara itu, Ta’mir Masjid Al Ikhlas, Abu Almafachir, menjelaskan bahwa, tujuan digelarnya pengajian Maulid Nabi tidak hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarjamaah.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, jamaah semakin cinta kepada Rasulullah, serta doa-doa yang dipanjatkan dapat membawa keberkahan bagi Kota Pekalongan agar menjadi lebih baik. Kami juga berdoa semoga pemerintah pusat dapat segera merealisasikan pembangunan gedung pemerintah dan DPRD Kota Pekalongan, sehingga pelayanan masyarakat bisa lebih maksimal,” tuturnya.

Ia menyebut, antusiasme jamaah terlihat begitu besar. Lebih dari seribu jamaah hadir memadati halaman dan area sekitar masjid. Karena keterbatasan jumlah snack, sebagian jamaah hanya mendapatkan air mineral.

"Namun kondisi tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara. Jamaah tetap mengikuti rangkaian pengajian dengan penuh semangat dan kekhusyukan, mulai dari pembacaan sholawat hingga mendengarkan tausiyah KH Muhammad Faruq,"terangnya.

KH Muhammad Faruq dalam ceramahnya mengingatkan jamaah untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan, umat Islam harus menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi dengan memperbanyak sholawat serta meneladani sikap tawadhu dan kepedulian sosial.

"Dengan semangat kebersamaan, doa, dan sholawat yang bergema, diharapkan acara ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Kota Pekalongan, serta menguatkan semangat persatuan dalam membangun kota menuju arah yang lebih baik,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)