[ 2025-09-23 ]
Pemkot Luncurkan Pelatihan Teknisi HP, Jawab Kebutuhan Tenaga Kerja
Kota Pekalongan - Ada yang berbeda dari pelatihan kompetensi angkatan II DBHCHT 2025 di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, dari 9 kompetensi yang disediakan oleh Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja terdapat 1 kompetensi yang belum pernah diselenggarakan sebelumnya yakni teknisi HP.
Usai pembukaan kegiatan tersebut, Senin (22/9/2025) Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan melalui Kepala Bidang Penempatan Kerja, Pelatihan dan Produktivitas (Pentalattas), Nadia Paramita menerangkan bahwa yang melatarbelakangi kompetensi teknisi HP yakni melihat peluang yang ada di masyarakat.
"Karena pelatihan ini tujuannya untuk menyerap tenaga kerja, jadi kami melihat peluang yang ada di masyarakat dan teknisi HP banyak dibutuhkan akhirnya kita membuka pelatihan terkait kompetensi ini," terangnya.
Dijelaskan Nadia, antusiasnya dadi masyarakat sangat luar biasa untuk kompetensi ini, begitu pula untuk jenis kompetensi lainnya, saat pembukaan selama 1 bulan selama tanggal 11 Agustus -11 September 2025 tercatat ada 507 pendaftar, akan tetapi karena keterbatasan kouta peserta, maka dilakukan tes secara bertahap dan ketat.
"Untuk metode penentuan kurikulum sudah ada, instruktur yang kami sediakan sudah kompeten dan sudah sesuai standar, semua sudah terstandar dengan baik. Sehingga sertifikat yang nanti diberikan ketika mereka sudah lolos uji kompetensi bisa digunakan dimana saja, tidak hanya di Kota Pekalongan karena sertifikat tersebut bertaraf nasional," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan agar para peserta benar-benar memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin. Ia menyampaikan bahwa para peserta merupakan individu terpilih yang telah melalui proses seleksi, sehingga memiliki kesempatan istimewa untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Kesempatan ini, menurutnya, bukan hanya menjadi bekal untuk pengembangan diri, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan dan kesejahteraan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)