[ 2025-08-18 ]
Angka Kematian Ibu dan Bayi di Wilayah Puskesmas Dukuh Nol hingga Awal Agustus 2025
Kota Pekalongan – Puskesmas Dukuh mencatat angka kematian ibu dan bayi hingga awal Agustus 2025 berada di angka nol atau tidak ada kasus kematian bayi atau ibu. Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk menjaga agar angka tersebut tetap nol hingga akhir tahun ini.
“Insyaallah kita upayakan hingga akhir tahun angka kematian ibu dan bayi tetap nol,” ujar koordinator Bidan Puskesmas Dukuh, Reny Dwi Itasari, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/8/2025).
Untuk mewujudkan zero angka kematian ibu dan bayi, dijelaskan Reny bahwa pihak puskesmas memaksimalkan koordinasi antara tenaga kesehatan dan dokter. Apabila ditemukan pasien dengan risiko tinggi, tim segera melakukan kunjungan rumah sehingga pasien tidak perlu datang ke puskesmas. Setiap hari Sabtu, tenaga kesehatan wajib melakukan kunjungan rumah kepada pasien yang memerlukan pemantauan khusus.
Selian itu, sosialisasi kesehatan dilakukan secara rutin, salah satunya melalui kelas ibu hamil. Materi yang diberikan meliputi penjelasan mengenai perdarahan, penyebab kematian ibu, serta pencegahan komplikasi. Pertemuan ini diadakan setiap bulan.
Lebih lanjut, Renny mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan laboratorium dianjurkan minimal tiga kali selama kehamilan, dan jika ditemukan anemia, pemeriksaan dapat diulang satu bulan kemudian.
Saat pasca persalinan, bayi wajib diperiksa di fasilitas kesehatan, minimal dalam waktu satu minggu setelah kelahiran untuk mengetahui apakah pemberian imunisasi Hepatitis B dosis pertama (HB0) sudah dilakukan atau belum, pengecekan kondisi tali pusat untuk mencegah infeksi, serta pemantauan berat badan dan aktivitas menyusu bayi.
"Pemeriksaan bayi juga kita lihat berat badannya, apakah menyusunya aktif atau tidak, jika berat badan menurun drastis akan kita lihat apakah menyusui sudah benar, produksi ASI apakah sudah cukup dan durasi minum ASI apakah sudah benar," tandasnya.
Ia menambahkan di tahun sebelumnya, terdapat 1 angka kematian ibu dan 0 angka kematian bayi. Dengan berbagai upaya ini, Puskesmas Dukuh berharap target nol kematian ibu dan bayi dapat terus tercapai hingga akhir tahun, demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)