[ 2025-08-17 ]
Turnamen Catur Antar Kelurahan Kota Pekalongan Semarakkan HUT ke-80 RI
Kota Pekalongan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pekalongan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekalongan dan Kodim 0710/Pekalongan menggelar Turnamen Catur Antar Kelurahan di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Jumat (15/8/2025).
Ketua Percasi Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha, menjelaskan bahwa, turnamen kali ini menyasar masyarakat umum di setiap kelurahan dengan sistem beregu. Dari total 27 kelurahan di Kota Pekalongan, sebanyak 17 kelurahan mendaftar dan saling unjuk kemampuan. “Masing-masing kelurahan mengirimkan tiga perwakilan warganya untuk bertanding. Tidak ada batasan usia, yang penting berdomisili di kelurahan setempat. Bahkan tadi ada peserta ibu-ibu yang ikut turun bermain,” ujar Rangga.
Ia menyebutkan, turnamen ini terdiri dari 5 babak, dimana tiap babak berdurasi 10 menit incrament 3 detik dengan menerapkan Sistem Swiss Manager. Mekanisme pairing atau pengurutan tim dilakukan secara otomatis melalui aplikasi, tanpa undian manual. Penilaian dilakukan berbasis poin, di mana nilai tiap anggota tim akan diakumulasikan untuk menentukan peringkat akhir.
Rangga menambahkan, turnamen ini diadakan secara gratis sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan sekaligus memasyarakatkan olahraga catur.
“Kita ingin event seperti ini menjadi agenda rutin tahunan. Tujuannya agar catur semakin populer, muncul regenerasi atlet, dan kita bisa menjaring potensi pecatur yang ada di masyarakat,” jelasnya.
"Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan enam kategori juara, yaitu Juara 1, 2, 3, dan Juara Harapan 1 hingga Harapan 3. Juara 1, 2, dan 3 berhak mendapatkan uang pembinaan dan medali, sedangkan Juara 1 juga memperoleh piala bergilir," terangnya.
Rangga menutup dengan menginformasikan bahwa Percasi Kota Pekalongan berencana menggelar Dandim Cup dalam waktu dekat. Sesuai tagline Catur, Olahraga Masyarakat, ia ingin menghadirkan ruang bagi pecinta catur dari berbagai kalangan.
"Banyak masyarakat yang gemar bermain, baik yang sudah paham aturan maupun pemula yang belajar otodidak. Bahkan beberapa atlet Praporprov Kota Pekalongan juga turut meramaikan turnamen kali ini," bebernya.
Salah satu peserta dari Kelurahan Pasirkratonkramat, Moris Muhammad (21), mengaku senang bisa ikut berpartisipasi.
“Alhamdulillah, kelurahan kami sangat mendukung. Catur sudah menjadi hobi saya, bahkan sering ikut turnamen. Semoga kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi antar pecinta catur sekaligus menjadi ajang persiapan menuju Praporprov,” ungkap Moris.
Ia juga menyampaikan bahwa di tingkat kelurahan, pemain difasilitasi untuk berlatih taktik dan strategi, meski mayoritas belajar secara otodidak.
" Turnamen ini selain mempererat silaturahmi antar pecinta olahraga catur juga memberi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan mengukur kekuatan lawan, " tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian).